Bahasa Inggris dalam Sumpah Rektor UPI Dinilai Tak Salahi Aturan

M.Habib Saifullah | Kamis, 19/06/2025 16:15 WIB


Sekjen Kemdiktisaintek menilai penggunaan frasa Bahasa Inggris dalam pembacaan sumpah jabatan rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tidak menyalahi aturan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemediktisaintek Togar Mangihut Simatupang (Foto: ANTARA)

Jakarta, Katakini.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menilai penggunaan frasa Bahasa Inggris dalam pembacaan sumpah jabatan rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tidak menyalahi aturan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang usai acara Sosialisasi Program Horizon Europe di Graha Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Kamis (19/6/2025).

Togar mengatakan, perguruan tinggi memiliki otonomi dan hak masing-masing dalam mengelola institusi, termasuk dalam hal ini penggunaan slogan dalam kegiatan di kampus.

"Enggak lah (disanksi), kan itu kan apa namanya, slogan ya. Ya itu kan mereka udah PTNBH, mereka tahu apa yang terbaik," kata Togar.

Baca juga :
Komnas HAM Bentuk Tim Proyustisia Dugaan Pelanggaran HAM Berat Peristiwa Kuda Tuli

Sebelumnya pengambilan sumpah jabatan rektor baru UPI, Didi Sukyadi diwarnai aksi walk out dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal karena penggunaan bahasa asing dalam pengambilan sumpah.

Baca juga :
Istri Bek Arsenal Beri Sinyal Martinelli Segera Tinggalkan Klub

Cucun menyebutkan, penggunaan bahasa asing dalam pengambilan sumpah jabatan menyalahi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam forum resmi kenegaraan, termasuk institusi pendidikan.

"Saya tidak bisa menerima pengucapan sumpah jabatan rektor di institusi pendidikan Indonesia dilakukan dalam bahasa asing," ujar Cucun pada Senin (16/6/2025) lalu

Baca juga :
Spurs Pertahankan Wilson Odobert di Tengah Minat Ipswich Town

Karena hal itulah, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu memilih untuk meninggalkan acara karena hal itu dianggap mencederai kedaulatan bahasa Tanah Air.

Adapun, kalimat sumpah yang dimaksud berbunyi "Bahwa saya akan menghindarkan diri dari perbuatan tercela serta menjunjung tinggi prinsip `values for value, full commitment no conspiracy, and defender integrity`," ucap Didi saat pengambilan sumpah.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kemdiktisaintek Rektor UPI Cucun Ahmad Syamsurijal