Ilustrasi
JAKARTA - Hari ini, 28 Oktober 2023, Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda. Momentum ini menggerakkan Forum Wartawan Lingkungan untuk merilis sumpah atau komitmen untuk menjaga dan merawat bumi yang lebih baik.
"Sumpah ini menjadi komitmen dan kesungguhan kami merawat bumi. Tentunya, cara kami merawat bumi adalah dengan narasi, dengan liputan dan pemberitaan," ujar Koordinator Forum Wartawan Lingkungan, Pamudji Slamet, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/10/2023).
Menurut Pam, sapaan akrab Pamudji Slamet, wartawan berperan penting dalam mengangkat dan memberitakan isu lingkungan. Kemampuan reportase serta menulis yang dimiliki menjadi modal besar bagi wartawan untuk terlibat dalam mitigasi penyelamatan lingkungan.
"Guna mengukuhkan keberpihakan kepada lingkungan, maka kami luncurkan Sumpah Forum Wartawan Lingkungan. Semoga sumpah ini menjadi pijakan moral agar kami tidak pernah berhenti merawat bumi," kata Pamudji.
Berikut sumpah tersebut:
1.Kami Wartawan Lingkungan Indonesia bersumpah : merawat bumi yang satu: bumi yang subur, tanpa pencemaran air, penggundulan hutan, dan perusakan fungsi lahan
2. Kami Wartawan Lingkungan Indonesia bersumpah:
merawat udara yang satu: udara yang bersih, tanpa emisi dan bebas polusi
3. Kami Wartawan Lingkungan Indonesia bersumpah:
merawat laut yang satu: laut yang biru, tanpa sampah, tumpahan minyak, dan buangan limbah
Pamudji berpandangan, penyelamatan bumi menjadi agenda mendesak yang harus secepatnya dilakukan. Dengan naluri jurnalistik dan news feeling yang dimiliki, wartawan bisa mengawal agenda penyelamatan lingkungan. Selain instansi atau lembaga pemangku kepentingan, agenda tersebut juga harus melibatkan masyarakat.
Berita lingkungan yang ditulis wartawan, lanjut Pamudji, diharapkan menginspirasi semua kalangan untuk turut serta menyelamatkan alam.
"Bumi yang kita pijak ini sesungguhnya ada hak generasi mendatang. Jadi, berita bumi yang ditulis wartawan hari ini, akan berdampak besar terhadap bumi pada masa akan datang," ujar Pamudji.