Tiga Pria Berhasil Selamat Setelah Serangan Hiu dari Laut Koral. (FOTO: AP)
JAKARTA - Tiga pria diselamatkan dari Laut Koral setelah "beberapa serangan hiu" merusak kapal katamaran tiup mereka.
Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengonfirmasi dalam rilis media bahwa kedua lambung kapal katamaran sepanjang 30 kaki telah rusak menyusul serangan yang terjadi lebih dari 500 mil di lepas pantai Australia.
Ketiga pria tersebut, yang sedang melakukan perjalanan ke Cairns di ujung utara Queensland, diselamatkan pada Rabu (6/9/2023) dini hari. Suar darurat kapal mengirimkan panggilan pada pukul 01.30 waktu setempat.
Sebuah video yang diposting di Twitter resmi AMSA, sekarang dikenal sebagai X, membagikan cuplikan upaya pencarian dan penyelamatan.
“Ingatlah untuk selalu membawa suar terdaftar ketika Anda berada di luar air – ini bisa membantu menyelamatkan hidup Anda,” tweet yang menyertai klip itu berbunyi.
“AMSA meminta bantuan pengangkut kendaraan berbendera Panama Dugong Ace dan menugaskan Challenger Rescue Aircraft yang berbasis di Cairns ke lokasi kejadian. Dugong Ace berhasil melakukan penyelamatan dan menyelamatkan tiga orang,” tambah rilis tersebut.
Menurut NBC News, para pria tersebut berangkat dari negara kepulauan Pasifik, Vanuatu pada 28 Agustus sebagai tahap terakhir perjalanan keliling dunia.
Menurut outlet tersebut, para pelaut, berusia antara 28 dan 64 tahun, dikatakan tidak terluka. Barang-barang mereka juga berhasil diselamatkan, namun kapal katamarannya hilang.
Ketiganya, dua warga Rusia dan satu warga Prancis, dijadwalkan tiba di Brisbane, Australia pada Kamis pagi, kata rilis tersebut.

Joe Zeller, manajer senior di AMSA, mengatakan dalam sebuah pernyataan video bahwa “sebagian besar lambung kapal katamaran hilang,” lapor CNN.
“Suar darurat benar-benar menyelamatkan nyawa mereka,” lanjutnya. “Ada banyak alasan mengapa kapal diserang hiu, namun motivasi hiu ini tidak jelas.”
Zeller menambahkan bahwa orang-orang tersebut “sangat senang” bisa diselamatkan.
Berdasarkan akun Instagram pelayaran @russian.ocean.way, tiga orang yang berada di dalamnya adalah Evgeny Kovalevsky, Stanislav Berezkin, dan Vincent Thomas Etienne.
Menurut salah satu postingan, kapal mereka pertama kali diserang hiu pada hari Senin (4/9/2023) dan mulai tenggelam pada hari Selasa (5/9/2023). (*)