Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam 2 Maret 2019. Foto: Reuters
JAKARTA - Kim Yo Jong Korea Utara, saudara perempuan kuat pemimpin Kim Jong Un, menuduh Ukraina menyerukan senjata nuklir. Media pemerintah KCNA melaporkan pada hari Sabtu, mendasarkan pernyataannya pada petisi online di negara itu yang sejauh ini telah menarik kurang dari 1.000 tanda tangan.
Kim mengatakan petisi semacam ini bisa menjadi plot politik oleh kantor Presiden Volodymyr Zelenskiy, tetapi tidak memberikan bukti apa pun untuk pernyataan tersebut.
Menyusul pengumuman Presiden Rusia Vladimir Putin pekan lalu bahwa Moskow berencana untuk menempatkan senjata nuklir taktis di Belarusia, sebuah petisi publik diajukan ke situs web kantor kepresidenan Ukraina pada hari Kamis, menyerukan agar Ukraina menjadi tuan rumah senjata nuklir di wilayah Ukraina, atau agar wilayah itu dipersenjatai. dengan senjata nuklirnya sendiri.
Pada Sabtu sore, petisi tersebut hanya memperoleh 611 tanda tangan, jauh dari 25.000 tanda tangan yang dibutuhkan Zelenskiy. Sejauh ini pejabat Kyiv belum mengomentari petisi tersebut.
Korea Utara menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Kremlin di tengah isolasi bersama oleh Barat dan mendukung posisi Moskow setelah Rusia menginvasi Ukraina tahun lalu, termasuk pencaplokan bagian Ukraina yang kemudian diproklamirkan yang oleh sebagian besar anggota PBB dikutuk sebagai ilegal. Ia membantah memberikan senjata ke Moskow.