• News

Pertikaian Diplomatik Makin Dalam, Peru Pulangkan Duta Besar dari Honduras

Yati Maulana | Jum'at, 27/01/2023 19:05 WIB
Pertikaian Diplomatik Makin Dalam, Peru Pulangkan Duta Besar dari Honduras Presiden Peru Dina Boluarte berbicara saat bertemu dengan pers asing, di Lima, Peru 24 Januari 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Peru menarik duta besarnya untuk Honduras, Jorge Raffo, karena "campur tangan yang tidak dapat diterima" oleh Honduras dalam urusan dalam negeri Peru, kata kementerian luar negeri negara Amerika Selatan itu, Kamis.

Langkah tersebut merupakan bagian dari pertikaian yang mendalam antara Presiden Peru Dina Boluarte dan rekan-rekan regionalnya, termasuk para pemimpin sayap kiri Meksiko, Bolivia, dan Honduras.

"Sebagai konsekuensi dari posisi yang diadopsi oleh Honduras, hubungan bilateral dengan negara tersebut akan dipertahankan, tanpa batas waktu, di tingkat kuasa usaha," kata kementerian luar negeri di Twitter.

Pada pertemuan puncak Komunitas Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) di Argentina awal pekan ini, Presiden Honduras Xiomara Castro menyebut naiknya Boluarte ke tampuk kekuasaan sebagai "kudeta".

"Kami mengutuk kudeta di Peru dan agresi yang menjadi sasaran rakyat Peru, solidaritas kami dengan presiden terpilih yang sah, Pedro Castillo, dan kami menuntut pembebasannya segera," kata Castro.

Boluarte menjadi presiden pada bulan Desember setelah Castillo berusaha membubarkan Kongres secara ilegal, digulingkan dan ditahan. Boluarte telah berjuang untuk menenangkan kerusuhan politik karena protes telah menewaskan puluhan orang, meskipun dia telah meminta Kongres untuk meningkatkan pemilihan.