• Bisnis

Tips Investasi Emas Batangan Bagi Investor Pemula

Nitro Luindimar | Senin, 11/07/2022 21:45 WIB
Tips Investasi Emas Batangan Bagi Investor Pemula Investasi emas batangan. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Harga emas kini sedang turun. Ingin investasi emas tapi kok cemas melihat perkembangan harga emas yang naik turun?

Harga emas di dalam negeri, bisa dipengaruhi oleh harga emas di pasar dunia, nilai tukar dolar Amerika Serikat dan permintaan pasar.

Sebagai gambaran perkembangan harga emas pada saat ini, Analis DCFX Futures Lukman Leong menyampaikan untuk jangka menengah dan panjang harga emas akan naik oleh pembelian safe haven.

"Saya melihat harga emas akan tetep rendah hingga memasuki kuartal keempat, ketika ekspektasi suku bunga AS telah mereda. Emas diperkirakan akan mulai naik di akhir 2022 atau awal 2023," kata Lukman seperti dilansir Kontan (10/7/2022).

Menurut Lukman pada saat ini sentimen yang dapat melemahkan harga emas berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan tingkat suku bunga yang tinggi apabila resesi, serta tingginya inflasi yang dapat menahan kenaikan harga emas.

Lalu, bagaimana caranya biar dapat cuan atau keuntungan dari investasi emas?

Bagi Anda yang merupakan investor pemula, biar aman sekaligus dapat cuan di kemudian hari, sebaiknya membeli emas batangan tidak sembarangan.

Nah, berikut tips investasi emas batangan atau logam mulia bagi investor pemula seperti dilansir Sahabat Pegadaian:

1. Tentukan tujuan investasi emas

Sebelum memutuskan untuk membeli emas, sebaiknya tentukan dulu tujuan jangka panjang investasi emas ini, apakah untuk dana pendidikan, ibadah haji, atau untuk dana di masa depan.

Dengan menentukan tujuan, memudahkan kamu untuk memperkirakan berapa gram emas yang harus dibeli, sehingga nilainya cukup untuk memenuhi target di masa depan nanti.

Kemudian, tentukan berapa jumlah target masa depan, misalnya untuk biaya pendidikan anak butuh Rp108 juta. Maka kita perlu kira-kira emas minimal 120 gram. Jika biaya tersebut diharapkan tersedia dalam 10 tahun mendatang, maka setiap bulan perlu menabung 1 gram emas.

2. Ketahui tingkat kemurnian emas

Biar tak salah memilih, Anda juga wajib mengetahui tingkat kemurnian emas. Ada banyak jenis tingkat kemurnian emas, di antaranya adalah 24 karat dan 18 karat.

Emas batangan dengan kandungan 24 karat merupakan emas batangan dengan tingkat kemurnian emas paling tinggi karena tidak ada campuran dari logam lainnya.

Sedangkan, emas batangan dengan kandungan 18 karat terdiri dari 18 bagian emas serta campuran dari 6 logam lainnya.

Agar keuntungan yang diperoleh tinggi, Anda bisa memilih emas batangan dengan kandungan 24 karat.

3. Beli emas di tempat yang terpercaya

Saat memutuskan untuk membeli emas batangan, jangan sekali-kali membeli emas secara online yang tidak jelas kredibilitasnya.

Sebaiknya beli emas batangan di lembaga keuangan yang resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Catatan tambahan, Anda juga bisa melakukan investasi emas online melalui fitur Bareksa Emas di aplikasi Bareksa.

Investasi emas di Bareksa Emas dipastikan aman karena fitur yang disediakan Bareksa Inovasi Digital bekerjasama dengan mitra pengelola emas yang memiliki lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai perusahaan gadai yang dapat menjalankan usaha penitipan emas. Mitra dimaksud adalah Indogold dan Pegadaian.

4. Tentukan ukuran emas yang dibeli

Membeli emas batangan bervariasi mulai dari ukuran gram yang kecil hingga besar mencapai 1 kilogram. Kamu bebas memilih membeli dalam jumlah yang kecil atau yang besar sesuai dengan kebutuhan.

Apabila investasi emas batangan hanya sebagai simpanan saja, tidak ada tujuan jangka panjang, sebaiknya beli emas batangan dengan gram yang kecil.

Emas batangan dengan gram kecil lebih mudah dicairkan dibandingkan gram besar, sehingga saat sedang dibutuhkan bisa langsung dijual.

Selain itu, sebaiknya tujuan investasi emas adalah untuk jangka panjang, sebaiknya pilih ukuran gram emas dengan nilai yang besar, yakni di atas 25 gram.

Alasannya, membeli emas dalam jumlah besar, harganya jauh lebih murah dibandingkan membeli emas batangan dengan nilai gram lebih kecil.

5. Pikirkan tempat penyimpanan emas

Jika memutuskan untuk membeli emas batangan, jangan lupa pikirkan tempat penyimpanan emas yang tepat. Tidak hanya tempat yang aman, namun juga bersih, sehingga tidak membuat emas jadi berjamur atau berkarat.

Sementara kalau kamu ingin menyimpan sendiri di rumah, kamu bisa membeli kotak brankas dengan keamanan yang tinggi.

Namun, jika kamu ingin menyimpannya di lembaga keuangan seperti Pegadaian, kamu bisa memanfaatkan layanan Safe Deposite Box dengan biaya tahunan yang sudah ditentukan.

Catatan tambahan, jika investasi emas di Bareksa Emas maka Anda sekaligus mendapatkan tempat menyimpanan hingga saat Anda melakukan pengambilan atau pencairan emas.

6. Bandingkan harga emas

Sebelum membeli emas, pastikan kamu juga membandingkan harga emas pada masing-masing produsen. Misalnya kamu memantai harga emas di Pegadaian di mana Pegadaian sendiri menyediakan emas batangan dari Antam, PT UBS, dan juga Galeri 24.

Ketiga perusahaan ini memberikan harga emas yang berbeda-beda. Anda bisa membandingkan satu sama lain dan ambil emas batangan dengan harga terbaik dan keuntungan yang sama.

7. Beli emas saat harga sedang turun

Sebelum membeli emas, Anda juga butuh strategi yang tepat dan tidak bisa asal membelinya.

Caranya dengan terus memantau harga emas di pasaran. Beli emas batangan saat harga sedang turun.

Terpenting juga sebelum berinvestasi pastikan terlebih dahulu kalau emas merupakan instrumen investasi yang cocok dengan profil risiko. (*)

FOLLOW US