Gambar virus cacar monyet di bawah mikroskop. Foto: Reuters
JAKARTA - Otoritas kesehatan mengatakan mereka mungkin telah menemukan kasus ketiga virus cacar monyet di Amerika Serikat dan sedang menjalankan tes pada seorang pasien di Florida Selatan untuk memastikan apakah orang tersebut telah tertular penyakit tersebut, yang merupakan wabah langka di luar Afrika.
Kasus di Broward County, Florida, "terkait dengan perjalanan internasional," kata Pusat Pengendalian Penyakit AS dan Departemen Kesehatan Florida dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, "dan orang tersebut tetap diisolasi."
Hasil tes yang dilakukan oleh CDC diharapkan segera. Tidak ada kasus lain yang telah diidentifikasi di negara bagian tersebut, kata rilis tersebut.
Kasus cacar monyet pertama di Amerika Serikat dilaporkan di Massachusetts pada Rabu. Penyakit yang mirip dengan cacar manusia tetapi lebih ringan ini ditemukan pada seorang pria yang baru saja bepergian ke Kanada. Pejabat kesehatan mengatakan kasus itu tidak menimbulkan risiko bagi publik.
Kasus kedua di AS adalah seorang penduduk Kota New York yang dites positif terkena virus pada hari Jumat, kata pejabat kesehatan.
Di Eropa, lebih dari 100 kasus infeksi virus, yang menyebar melalui kontak dekat orang-ke-orang, telah dilaporkan baru-baru ini.
Cacar monyet, yang sebagian besar terjadi di Afrika barat dan tengah, adalah infeksi virus yang pertama kali tercatat di Republik Demokratik Kongo pada 1970-an. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, dan ruam kulit mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.