Bagian luar markas Food and Drug Administration terlihat di White Oak, AS (foto: fortune.com)
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memberikan otorisasi penggunaan darurat pada Kamis untuk tes diagnostik Covid-19 pertama menggunakan sampel napas.
Melalui InspectIR Covid-19 Breathalyzer, tes "dapat dilakukan di lingkungan di mana spesimen pasien dikumpulkan dan dianalisis, seperti kantor dokter, rumah sakit, dan tempat pengujian bergerak, menggunakan instrumen seukuran barang bawaan bagasi," kata badan obat itu dalam rilisnya.
"Tes dilakukan oleh operator terlatih yang memenuhi syarat di bawah pengawasan penyedia layanan kesehatan yang berlisensi atau disahkan oleh undang-undang negara bagian untuk meresepkan tes dan dapat memberikan hasil dalam waktu kurang dari tiga menit," tambahnya.
Jeff Shuren, direktur Pusat Perangkat dan Kesehatan Radiologi FDA, mengatakan otorisasi adalah contoh lain dari inovasi cepat yang terjadi dengan tes diagnostik untuk Covid-19.
"FDA terus mendukung pengembangan tes Covid-19 baru dengan tujuan memajukan teknologi yang dapat membantu mengatasi pandemi saat ini dan menempatkan AS dengan lebih baik untuk keadaan darurat kesehatan masyarakat berikutnya," katanya.
Inspektur Covid-19 Breathalyzer menggunakan teknik yang disebut kromatografi gas spektrometri massa gas (GC-MS) untuk memisahkan dan mengidentifikasi campuran kimia.