• News

Turkmenistan Akan Menutup `Gerbang ke Neraka`

Akhyar Zein | Minggu, 10/04/2022 23:20 WIB
Turkmenistan Akan Menutup `Gerbang ke Neraka` Kawah pembakaran gas Darvaza di Gurun Karakum di Turkmenistan (foto: twitter.com/birunikhorasan)

JAKARTA - Pihak berwenang di Turkmenistan sedang bersiap untuk menutup kawah gas alam Darvaza, yang sering disebut sebagai "Gerbang ke Neraka" oleh penduduk setempat, yang telah terbakar selama lebih dari lima dekade.

Bayrammyrat Pirniyazov, kepala Institut Gas Alam Turkmenistan, mengatakan dalam pidatonya di forum investasi internasional di ibu kota Ashgabat bahwa para ilmuwan sedang mempelajari struktur geologis kawah, dan itu akan ditutup karena sejumlah besar gas alam terus mengalir, terbakar dan merusak lingkungan.

Lebih lanjut dicatat selama forum bahwa Turkmenistan saat ini sedang menilai tawaran dari luar negeri untuk menutup kawah gas Darvaza dan para ilmuwan dari Belarus dan Slovenia menunjukkan kesediaan mereka untuk mengambil bagian dalam proyek tersebut.

Juga, Odile Renaud-Basso, presiden Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan, mengatakan organisasinya siap bekerja sama dengan Turkmenistan untuk mengurangi emisi gas berbahaya ke atmosfer dan menghentikan kebocoran gas di kawah.

Kawah gas Darvaza ditemukan dalam penggalian yang dilakukan pada 1970-an selama periode Uni Soviet.

Gas yang keluar dari kawah yang terbentuk setelah runtuhnya tanah dibakar karena merusak lingkungan dan ruang hidup di sekitar daerah tersebut.

Kawah ini memiliki lebar 60 meter (196 kaki) dan kedalaman 20 meter (65 kaki), dan telah terbakar selama 50 tahun terakhir karena gas alam yang dikandungnya.