Ditjen Hubla Bagikan Ratusan Pas Kecil dan Life Jacket ke Nelayan Parepare

Tim Cek Fakta | Jum'at, 21/01/2022 18:38 WIB
Ditjen Hubla Bagikan Ratusan Pas Kecil dan Life Jacket ke Nelayan Parepare Penyerahan PAS Kecil dan Life Jacket kepada para nelayan Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (21/1/2022). Foto: hubla/katakini.com

PAREPARE - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali membuka Gerai Maritim Pengukuran Kapal dan Pemberian Pas Kecil secara gratis untuk nelayan Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (21/1/2022).

Gerai pengukuran kapal gratis kali ini dilaksanakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Parepare.

Selain membagikan sertifikat gratis, kegiatan Gerai Maritim di Parepare ini sekaligus membagikan life jacket kepada para Nelayan di Desa Lero kabupaten Pinrang dalam rangka sosialisasi dan meningkatkan keselamatan pelayaran.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Brigjen Pol Hermanta menyampaikan beberapa pesan kepada para nelayan agar selalu mengedepankan keselamatan saat tengah melakukan aktivitas berlayar menangkap ikan.

"Apabila melakukan pelayaran menangkap ikan di laut agar memperhatikan cuaca serta mengupdate berita dari BMKG dan Surat Edaran yg dikeluarkan oleh KSOP Parepare tentang peringatan cuaca gelombang tinggi dan diharapkan life jacket yang sudah dibagikan kepada masyarakat agar diikutkan di atas kapal saat berlayar," ujarnya.

Bupati Pinrang Andi Irwan menyampaikan, "Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Direktorat Jenderal  Perhubungan Laut yang telah hadir di tengah masyarakat nelayan untuk memberikan bantuan sertifikat."

Andi Irwan menjelaskan hal ini sangat berarti bagi para nelayan sebab sertifikat tersebut merupakan tanda bukti hak kepemilikan sebuah kapal dan life jacket gratis yang merupakan alat penolong di laut apabila terjadi kecelakaan kapal saat menangkap ikan.

Pas Kecil merupakan dokumen penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, Dokumen Kelengkapan Berlayar selain dapat dijadikan jaminan kredit usaha juga memudahkan pendataan.

Kepala Kantor KSOP Parepare Triono menjelaskan Gerai Maritim pada gelombang pertama ini berhasil menerbitkan serifikat sebanyak 104 unit kapal nelayan di bawah nase Kotor (Gross Tonage/GT) kurang dari GT 7.