• News

Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 44 Orang

Akhyar Zein | Kamis, 09/09/2021 11:46 WIB
Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 44 Orang Red: Agus raharjo Petugas mengecek kantong jenazah korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sebelum dinaikan kedalam ambulance di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten. Petugas mengecek kantong jenazah korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sebelum dinaikan kedalam ambulance di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten.(foto: republika.co.id)

Jakarta, Katakini.com,-  Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti menuturkan tiga orang korban yang meninggal sempat dirawat di rumah sakit akibat luka bakar berat.

Dengan demikian maka korban tewas akibat kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang menjadi 44 orang pada Kamis.

“Yang meninggal hari ini tiga orang, jadi total korban meninggal 44 orang,” kata Rika melalui pesan suara.

Selain itu, lima orang korban yang mengalami luka bakar berat masih menjalani perawatan.

Kebakaran terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang yang dihuni 122 narapidana pada Rabu pukul 01.45 WIB.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran, namun Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menduga penyebabnya akibat hubungan pendek arus listrik.

Menurut dia, Lapas Kelas 1 Tangerang dibangun pada 1972 dan belum pernah ada perbaikan instalasi listrik sejak saat itu.

Kamar-kamar tahanan dalam keadaan terkunci ketika kebakaran terjadi sehingga menyebabkan 40 orang tewas di tempat.

“Karena api cepat membesar, beberapa kamar tidak sempat dibuka karena api yang sudah begitu cepat,” ujar Yasonna dalam konferensi pers, Rabu.

Selain itu, Lapas Kelas 1 Tangerang juga mengalami kelebihan kapasitas (overcrowding) hingga 245 persen. Sebanyak 2.072 narapidana ditahan di Lapas ini sedangkan kapasitasnya hanya untuk 600 orang.(AA)