KMP Kaldera Toba. Foto: asdp/katakini.com
JAKARTA - Memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan KMP Kaldera Toba dalam pelayaran perdananya melayani lintasan Muara - Onan Runggu.
KMP Kaldera Toba, kapal penyeberangan ketiga yang dibangun untuk melayani kawasan Danau Toba setelah KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora.
"Dengan adanya penambahan KMP Kaldera Toba diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarpulau, tetapi juga meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Danau Toba. Apalagi Danau Toba diarahkan menjadi destinasi pariwisata yang bertaraf internasional," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin di Jakarta, Rabu (18/8/2021).
KMP Kaldera Toba yang berada dibawah koordinasi Cabang Sibolga resmi melayani lintasan perintis Muara - Onan Runggu pada Senin (16/8/2021).
KMP Kaldera Toba dibangun Kementerian Perhubungan oleh PT Dok Bahari Nusantara berukuran 200 GT yang memiliki kapasitas penumpang 152 orang dan 24 unit kendaraan campuran.
Shelvy mengatakan ASDP berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas penyeberangan perintis di Indonesia sebagai penghubung antarpulau dan memacu pengembangan wilayah.
Tahun ini, ASDP menargetkan dapat melayani 197 lintasan perintis di seluruh Indonesia dengan 85 unit kapal dan total 67.511 trip, sesuai dengan kontrak perintis darat dari Kementerian Perhubungan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, selama hampir 28 tahun, sejak tahun 1992, Kementerian Perhubungan telah menginisiasi kebijakan subsidi angkutan penyeberangan perintis.
"Saya berharap dukungan para stakeholder khususnya operator angkutan penyeberangan perintis untuk mengoptimalkan supply layanan angkutan penyeberangan perintis dan kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong demand layanan angkutan penyeberangan perintis,” tuturnya.