• News

Tanam 3 Kali Dalam Semusim, Kementan Dorong Petani Pangkep

Asrul | Senin, 19/07/2021 13:38 WIB
Tanam 3 Kali Dalam Semusim, Kementan Dorong Petani Pangkep Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limp panen raya padi di lahan seluas 1.000 hektare sekaligus melakukan gerakan serap gabah petani di Desa Je’netaesa, Kecamatan Simbang Kabupaten Maros, Sabtu (20/3).

Pangkep, katakini.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani padi di Desa Pinaikang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan melakukan tiga kali tanam dalam satu musim untuk memacu produktivitas.

Pola tanam semacam itu, kata Syahrul, perlu dilakukan mengingat Pangkep adalah Kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian.

Syahrul mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sudah memiliki varietas unggul yang bisa mempercepat usia panen dengan hasil produksi yang sangat maksimal.

"Begini, kalau kau cuma 2 kali tanam, berarti kau cuma pakai 12 bulan itu hanya 6 bulan dalam setahun. Lalu setengahnya kau buang. Nah sekarang kita harus gunakan apa yang ada agar bisa kita tanam dulu sambil tunggu rentang-an tanam lagi," ujar Syahrul, Senin (19/7).

Dia mengatakan, untuk memanfaatkan sisa waktu yang 6 bulan berikutnya, para petani bisa melakukan olah taman jagung, kedelai atau kacang hijau yang memiliki banyak permintaan ekspor.

"6 bulan sisanya harus kita intervensi. boleh jagung boleh. boleh kedelai boleh. Tanah itu di kepala saya tidak boleh nganggur selama lebih dari 20 hari. Sekarang bisa buat 3 kali tanam dan Pangkep itu bagus banget," kata dia.

Untuk mewujudkan hasil yang maksimal, Mentan berjanji akan membantu petani Pangkep dengan Alsintan berupa Combain Harvester. Alat mesin tersebut, bisa mempercepat masa panen, sehingga tanah yang ada bisa dipersiapkan untuk masa tanam berikutnya.

"Abis ini selesaikan pakai combain ya. kalau mau pake kedelai hitam, ubi kayu dll juga bisa. Pak Dirjen tolong mainkan bibitnya. Pak Bupati saya titip Pangkep agar menjadi contoh pertanian modern," kata dia.

Dia menambahkan, semua kegiatan pertanian di Kabupaten Pangkep sudah dihitung matang, sehingga hasilnya bisa memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional.

"Seperti halnya yang dikatakan Bapak Presiden bahwa pertanian itu jangan hanya lihat data, namun juga turun ke lapangan seperti apa kondisinya. Alhamdulillah produksinya bagus. Saya lihat sekarang para Bupati para Gubernur turun langsung ke lapangan. Ini yang terus kita dorong sehingga produktivitas kita meningkat," tutupnya.