Foto udara pusat kota Hagen, Jerman Barat, diterjang banjir pada Rabu (14/7). (foto: AFP)
Berlin, Katakini.com- Korban tewas akibat banjir bertambah menjadi 81 orang, menurut kantor berita Jerman, Jumat.
Bencana banjir ini merupakan terparah dalam lebih dari 200 tahun yang terjadi di negara itu.
Menurut Kantor Berita Jerman (DPA), sedikitnya 50 orang tewas di Rhineland-Palatinate, wilayah paling parah yang dilanda badai hujan dan banjir bandang.
Di wilayah Ahrweiler, yang terletak di negara bagian Rhineland-Palatinate, sekitar 1.300 orang hilang.
Selain itu 31 orang tewas di wilayah North Rhine-Westphalia negara itu.
Helikopter digunakan untuk menyelamatkan warga yang terdampar di jalan, pohon, dan atap rumah.
Ratusan tentara dikerahkan di wilayah yang dilanda krisis untuk membantu penyelamatan.
Desa-desa dan kota-kota kecil di wilayah barat dan barat daya negara itu terputus oleh banjir dan tanah longsor sehingga jalan di daerah itu tidak bisa dilalui.
Namun terdapat laporan tentang penjarahan yang terjadi saat penduduk dievakuasi dari zona banjir.
Pihak berwenang di Rhineland-Palatinate memperingatkan bahwa mereka memperkirakan air di sungai Rhine dan Moselle akan meluap akibat curah hujan tambahan.
Selain itu otoritas melakukan pemadaman listrik besar-besaran, diperkirakan lebih dari 200.000 rumah tangga tanpa listrik.
Sementara itu, transportasi umum sangat terpengaruh oleh situasi bencana ini karena jadwal kereta api dan bus mengalami pembatalan dan gangguan.(AA)