• News

Operasi Pengangkatan KRI Nanggala - 402 Dihentikan

Akhyar Zein | Rabu, 02/06/2021 19:41 WIB
Operasi Pengangkatan KRI Nanggala - 402  Dihentikan Kapal selam KRI Nanggala 402. (foto: Facebook/Puspen TNI)

JAKARTA, Katakini.com - Operasi salvage atau pengangkatan kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali kerja sama TNI AL dan Angkatan Laut China dihentikan.

Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya mengatakan operasi tersebut mempunyai kesulitan dan risiko yang sangat tinggi.

Selama operasi, tim telah 20 kali menyelam dan berhasil mengangkat material-material penting.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada kapal-kapal yang telah bersusah payah melakukan pengangkatan di dasar laut," jelas Gung Putu Alit Jaya pada Rabu.

Dia menyatakan kerja Sama antara TNI AL dengan China merupakan bukti persahabatan yang kuat antara angkatan laut sedunia.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan masih menunggu keputusan resmi dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto soal kelanjutan operasi tersebut.

"Resmi, tunggu keputusan atas, operasional [pencarian] sudah" jelas Julius kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat pada Rabu.

Sebelumnya, pada 21 April lalu, KRI Nanggala-402 hilang kontak pada dini hari saat mencoba menembakkan torpedo dalam persiapan latihan di perairan Bali.

Pada 24 April KRI Nanggala-402 berhasil ditemukan tenggelam pada kedalaman 839 meter.

KRI Nanggala-402 diperkirakan pecah menjadi beberapa bagian karena tekanan air.

Hingga saat ini ada tiga bagian KRI Nanggala-402 yang telah ditemukan yakni haluan atau `bow section`, anjungan atau `sail section` dan buritan atau `sturn section`.

Sebanyak 53 awak KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur saat menjalankan tugas.

Indonesia bekerja sama dengan People Liberation Army (PLA) Navy atau Angkatan Laut China untuk mengangkat puing-puing KRI Nanggala-402.

PLA Navy mengirimkan tiga kapalnya yakni PLA Navy Ship Ocean Tug Nantuo-195, PLA Navy Ocean Salvage & Rescue Yong Xing Dao-863 dan Scientific Salvage Tan Suo 2.(AA)