Ilustrasi panen padi petani Aceh Tamiang
Katakini.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin meminta Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian memperbaiki sistem distribusi Kartu Tani.
``Jangan Kartu Tani menyusahkan petani dan mensyaratkan mendapatkan pupuk subsidi, lalu kartunya tidak tersebar. Tidak terbagi merata,`` kata Mantan Ketua Umum DPW PKS Sulawesi Selatan ini dalam siarannya, Jumat (25/12/2020).Mantan Ketua Umum KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Cabang Bogor ini mengutip pernyataan menteri pertanian, bahwa sektor tani masih jadi bidang yang tahan krisis di tengah pandemi Covid-19.Mantan Peneliti Hellen Keller Indonesia ini meminta, bila kartu tani tidak terealisasi dengan adil, lebih baik kartu tersebut jangan jadi rujukan. Sebab pupuk adalah hak petani, dan pemenuhannya jadi tanggung jawab semua pihak.“Ini hasil kerja keras kita semua. Mulai dari para petani hingga pemerintah seluruh jenjang di setiap wilayah kerjanya,`` ujarnya.Mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini berharap, pemerintah secara sungguh mengawal dana-dana, khususnya subsisi yang diperuntukkan petani. Sebab bila ada kebocoran di atas, bakal meruntuhkan perekonomian yang berasal dari sektor pertanian.``Kita tidak boleh `main-main` soal anggaran sektor pertanian ini. Terutama pemegang kebijakan anggaran negara. Semua sangat bergantung para pengelola uang negara ini. Jujur mereka, maju pertanian kita. Korup mereka, hancur negara kita,`` katanya.