Ilustrasi
Katakini.com - Ilmuwan dari Universitas Teknik Timur Tengah (METU) di Turki telah menemukan bahwa campuran molekul bau yang menghasilkan efek anti-virus dapat mencegah penularan Covid-19 melalui udara.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Cagdas Devrim Son dari Departemen Biologi Molekuler dan Genetika, dan Huseyin Erdogmus, seorang insinyur kimia di METU, menunjukkan bahwa setelah dihirup, campuran tersebut mencapai paru-paru dan mengubah struktur protein Covid-19 yang menyebabkan penyakit.Son dan Erdogmus telah mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal internasional agar ilmuwan lain dapat melakukan penelitian klinis.“Kami bereksperimen dengan lebih dari 200 molekul dan memilih yang terbaik. Kami melakukan simulasi komputer dan menentukan mana yang efektif melawan virus korona. Tidak jelas apakah dosis yang dihirup akan menjadi bentuk pengobatan untuk penyakit atau apakah itu akan mencukupi. Diperlukan penelitian klinis untuk mencari tahu dan masyarakat bisa memanfaatkannya," kata Son.Dia mencatat bahwa mereka menguji molekul yang mirip dengan yang sudah digunakan untuk mengobati Covid-19 dan bahkan beberapa di antaranya lebih efektif.