• Sport

Laporta Berharap Barcelona Dipegang Guardiola kembali

Syafira | Rabu, 13/05/2020 13:50 WIB
Laporta Berharap  Barcelona Dipegang Guardiola kembali Ekspresi pelatih Manchester City, Pep Guardiola (foto: panditfootball)

Katakini.com - Joan Laporta menyatakan kesediaannya untuk mengikuti pemilihan presiden Barcelona tahun depan. Bahkan ia pun mengatakan jika ia berhasil dalam pemilihan tersebut, pelatih Blaugan dipegang oleh Pep Guardiola kembali.

"Saya sangat ingin Guardiola kembali, tetapi sekarang dia berada di City dan itu adalah keputusan yang harus diambil Pep. Dia adalah patokan bagi Barcelona dan banyak Catalan ingin dia melatih Barca lagi," katanya dilansir Soccerway, Rabu (13/05).

"Pada saat yang tepat, saya akan berbicara kepada orang yang kami pikir harus menjadi pelatih Barca mulai 2021," tambahnya.

Selama tujuh tahun Laporta  sebagai presiden Barca. Setelah melepaskan kekuasaan di Camp Nou, pria berusia 57 tahun itu telah mengarahkan pandangannya untuk menggantikan Josep Maria Bartomeu pada tahun 2021. Menjadi pilihan yang tepat bagi Laporta untuk mempromosikan Guardiola ke peran pelatih tim utama pada 2008.

"Saya bekerja untuk memperkenalkan diri sebagai kandidat presiden," ujarnya.

"Saya pernah menjadi presiden sebelumnya dan saya senang bisa kembali. Situasi pada 2021 akan dramatis dan kita harus membalikkannya. Saya bekerja dengan orang-orang yang saya percayai."

Bukan itu saja, Laporta menyarankan mungkin terlalu dini bagi Xavi untuk mengambil kursi panas Barca, yang hanya diisi oleh Quique Setien pada Januari.

"Xavi sudah menjadi pelatih, dia hidup dengan sepakbola dan dialah yang harus memutuskan apa momennya," katanya.

"Pada 2021 masih akan ada pemain di Barca yang merupakan rekan satu tim Xavi, dan dia harus berpikir jika dia siap untuk memimpin mantan rekan satu timnya, yang bukan hal yang mudah."

Laporta menambahkan tentang mantan gelandang Spanyol: "Dia adalah orang yang jujur, dia tahu banyak tentang sepakbola dan dia akan membuat keputusan yang tepat, dia akan tahu apa waktunya untuk melatih Barca. Saya belum berbicara tentang Xavi tentang masalah ini. "