• Ototekno

Dinilai Mahal, Harga Langganan Netflix Diminta Lebih Kompetitif

Rizki Ramadhani | Jum'at, 31/01/2020 11:33 WIB
 Dinilai Mahal, Harga Langganan  Netflix Diminta Lebih Kompetitif Ilustrasi Netflix


Jakarta, Katakini.com - Dibandingkan platform video streaming lain, harga langganan Netflix dinilai lebih mahal. Oleh karenanya, perusahaan asal California tersebut diminta untuk menerapkan harga kompetitif.

Permintaan tersebut muncul dari pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

“Tentu berharap agar biayanya menjadi lebih kompetitif,” ujar Johnny dalam Kominfo Connect 2020 di Jakarta, Kamis (30/01/2020).

Menurut Johnny, saat ini pasar Netlfix masih sangat besar sehingga harga yang lebih kompetitif akan menjangkau daya beli yang lebih luas. Meski begitu, dia menyerahkan keputusan tersebut kepada perusahaan.

“Tentu untuk menjangkau daya beli di Indonesia, pasar besar itu, keekonomian itu atau harga itu adalah keputusan perusahaan dengan seluruh pertimbangan. Tentu kita serahkan kepada perusahaan. Kalau ditanya kualitas yang baik, pasarnya yang besar, harganya kompetitif kan bagus,” kata dia.

Netflix memiliki empat paket berlangganan Netflix terdiri dari Ponsel (Rp49.000), Dasar (Rp109.000), Standar (Rp139.000), Premium (Rp169.000).

Sebagai perbandingan, paket berlangganan bulanan layanan video streaming Hooq berkisar Rp30.000 hingga Rp75.000. Sementara, layanan video streaming Viu membanderol Rp30.000 untuk langganan per bulan.

Lebih lanjut, Johnny menyatakan dukungannya terhadap Netflix untuk menghadirkan beragam jenis film di Indonesia.

“Saya mendukung Netflix untuk menghadirkan beragam jenis film di Indonesia agar pemirsanya mempunyai banyak pilihan,” ujar dia.

FOLLOW US