• Gaya Hidup

Gawat, Bawang Bombai Ancam Bawang Lokal

| Selasa, 12/06/2018 06:47 WIB
 Gawat, Bawang Bombai Ancam Bawang Lokal Ilustrasi Bawang Merah


JAKARTA (ETODAY) - Pengamat pertanian Dwi Andreas Santosa meminta pemerintah untuk mewaspadai importasi bawang merah yang berlabel bawang bombai karena berpotensi merusak pasar dan mengganggu harga bawang merah lokal.
       
Dwi Andreas dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (11/6), mengatakan karakteristik antara bawang merah dan bawang bombai sangat berbeda sehingga sangat mengherankan apabila bawang bombai mudah terjual sebagai bawang merah.
       
"Sudah tentu mesti ditata ulang lagi, apakah betul itu bawang bombai yang ukurannya kecil atau memang bawang merah," katanya.
       
Ia menjelaskan bawang bombai hanya memiliki satu umbi, sedangkan bawang merah terdiri atas beberapa umbi, sehingga apabila terdapat kesalahan impor dapat sepenuhnya terdeteksi dengan mudah.

Namun, proses pencegahan tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh Balai Karantina, karena instansi tersebut hanya bisa mendeteksi agar produk hayati bermasalah tidak masuk ke Indonesia.

Pencegahan yang dilakukan Balai Karantina, misalnya, mengenai penyakit maupun kandungan pestisida yang melebihi ambang batas.
     
"Balai Karantina lebih banyak ke arah keamanan produknya, bukan jenis produknya," kata Guru Besar Fakultas Pertanian IPB ini.