Kapal kargo Galaxy Leader dikawal oleh kapal Houthi di Laut Merah dalam foto ini dirilis 20 November 2023. Handout Militer Houthi via Reuters
JAKARTA - Gerakan Ansar Allah di Yaman, yang juga dikenal sebagai Houthi, telah menyerang delapan kapal tanker Arab Saudi sejak 20 Juli dan menghadang jalur 48 kapal lainnya, demikian juru bicara militer kelompok tersebut Yahya Saria, Rabu.
"Sejak pengumuman larangan pelayaran maritim bagi lawan kami, Arab Saudi, pada 20 Juli hingga hari ini, angkatan bersenjata Yaman telah melancarkan serangan terhadap delapan kapal tanker minyak Arab Saudi. Lima di Laut Merah dan tiga di Teluk Aden serta Laut Arab," kata Saria melalui aplikasi Telegram.
Houthi juga mencegah 48 kapal tanker Arab Saudi untuk melintas dan memaksa mereka mengubah arah, tambah juru bicara tersebut.
"Sebanyak 34 kapal dihentikan di Laut Arab dan Samudra Hindia, sementara 14 kapal lainnya di Laut Merah," ujarnya.
Saria menegaskan bahwa tindakan itu dilakukan dalam kerangka strategi gerakan tersebut yang mengusung prinsip "blokade dibalas dengan blokade."
Kelompok Houthi juga mengklaim telah menghancurkan dua kapal pendarat dan lebih dari 10 perahu militer, namun sejauh ini belum ada konfirmasi independen terkait informasi tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti