• News

Usai 10 Tahun Vakum, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali

M.Habib Saifullah | Kamis, 06/08/2026 12:05 WIB
Usai 10 Tahun Vakum, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali Sebuah pesawat Syrian Airlines mendarat di Bandara Internasional Deir Ezzor (Foto: SANA)

DAMASKUS - Bandara utama di Provinsi Deir Ezzor, wilayah timur Suriah, sukses melayani penerbangan domestik pertamanya dalam satu dekade terakhir pada Rabu (5/8).

Momen bersejarah tersebut ditandai dengan pendaratan armada pesawat milik maskapai Syrian Airlines dari Bandara Internasional Damaskus, usai tuntasnya seluruh rangkaian proyek perbaikan fasilitas bandara.

Mengutip laporan kantor berita resmi SANA, Otoritas Penerbangan Sipil Suriah menyatakan pembukaan rute ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangkitkan kembali penerbangan domestik, mempermudah mobilitas penumpang, mendongkrak aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarpemprov di Suriah.

Proyek perbaikan infrastruktur bandara tersebut sejatinya telah bergulir sejak awal tahun ini. Pihak otoritas secara resmi mengumumkan pada Februari lalu bahwa proses pemulihan fasilitas mulai berjalan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mengoperasikan kembali bandara yang telah bertahun-tahun ditutup akibat konflik.

Pihak manajemen bandara mengonfirmasi bahwa perbaikan utama telah rampung sepenuhnya pada pertengahan Juli, disusul dengan perampungan prosedur regulasi dan keselamatan penerbangan sebelum peresmian pengoperasian kembali.

Bulan lalu, pihak pengelola bandara juga telah menerima kunjungan delegasi dari Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait beserta perwakilan maskapai Jazeera Airways, yang memberikan lampu hijau bagi pembukaan kembali operasional penerbangan.

Sebelumnya, Otoritas Penerbangan Sipil Suriah mengungkapkan bahwa Jazeera Airways dijadwalkan memulai penerbangan langsung secara reguler yang menghubungkan Kuwait dan Deir Ezzor pada 8 Agustus mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan transportasi udara antar kedua negara sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih beragam bagi para penumpang.