Presiden AS Donald Trump (Foto: REUTERS)
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa mengatakan bahwa biaya konflik Iran yang mencapai sekitar 80 miliar dolar AS (sekitar Rp1.433 triliun) tidak seberapa jika dibandingkan dengan hasil yang berhasil dicapai Washington, yaitu memastikan Iran tidak menimbulkan ancaman nuklir.
“Itu sangat murah dibandingkan dengan apa yang kami lakukan. Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Iran tidak akan pernah bisa menggunakan senjata nuklir,” kata Trump kepada PBS News ketika ditanya mengenai jumlah dana yang dilaporkan diminta Pentagon kepada Kongres.
“Dan jika Anda tidak melakukan ini, maka mereka akan memiliki senjata nuklir, dan kemudian saat itulah Anda akan melihat keuntungan yang sebenarnya,” sambungnya.
Pekan lalu, The Wall Street Journal, mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, melaporkan bahwa Departemen Pertahanan AS (Pentagon) telah meminta Kongres untuk mengalokasikan tambahan 80 miliar dolar AS guna menutupi biaya operasi yang berkaitan dengan Iran serta pengeluaran lainnya.
Selain itu, pimpinan Pentagon memperingatkan bahwa dana untuk operasi militer dapat mulai menipis pada musim panas ini apabila Kongres gagal mengesahkan rancangan undang-undang anggaran pertahanan yang baru, tambah laporan tersebut.
Anggaran Pentagon untuk tahun fiskal 2026 saat ini mencapai sekitar 1 triliun dolar AS.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan sipil.
Pada malam menuju 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani sebuah memorandum yang mengatur penghentian konflik militer. Memorandum tersebut juga menetapkan jangka waktu bagi AS untuk mencabut blokade laut serta pemulihan lalu lintas pelayaran Iran melalui Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti