• News

Setelah 12 Tahun Ditutup, Perbatasan Turki-Suriah Kembali Dibuka Hari Ini

M. Habib Saifullah | Selasa, 12/05/2026 04:01 WIB
Setelah 12 Tahun Ditutup, Perbatasan Turki-Suriah Kembali Dibuka Hari Ini Orang-orang berjalan di dekat bendera Suriah di Aleppo, Suriah (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Salah satu perlintasan perbatasan antara Turki dan Suriah akan kembali dibuka pada Selasa (12/5/2026), untuk pertama kalinya sejak ditutup pada 12 tahun lalu.

Pembukaan perlintasan Akcakale yang terletak di tengah perbatasan Turki merupakan upaya terbaru Damaskus menuju normalisasi hubungan negara-negara tetangganya.

Dikutip dari The Straits Times, Akcakale ditutup oleh Turki pada 2014 silam setelah Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi mengambil alih Tal Abyad menyusul kekalahan kelompok ISIS.

Selama ini Turki memandang SDF sebagai kelompok yang terkait dengan militan Kurdi PKK, dan ancaman besar di sepanjang perbatasan selatannya.

Jembatan itu sebagian dibuka kembali pada 2019 untuk perdagangan, pemakaman, dan penyeberangan pejabat pemerintah setelah operasi militer Turki terhadap militan ISIS dan pejuang Kurdi. Keputusan ini berarti penyeberangan tersebut kini terbuka untuk warga sipil.

"Mengingat normalisasi kehidupan di kawasan ini prosedur masuk dan keluar menggunakan paspor ke dan dari Republik Arab Suriah melalui Penyeberangan Perbatasan Darat Akcakale akan dimulai pada Selasa," kantor gubernur Sanliurfa.

Langkah ini berarti enam dari 12 perbatasan antara Turki dan Suriah akan dibuka. Apalagi, Turki telah menjalin hubungan erat dengan penguasa baru Suriah, dan Presiden Ahmed al-Sharaa bergabung dalam forum diplomasi di resor Antalya, Turki selatan, pada April lalu.