• News

BIB Kemenag 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Punya Akses Lebih Luas

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 24/04/2026 07:59 WIB
BIB Kemenag 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Punya Akses Lebih Luas Ilustrasi siswa madrasah (Foto: Kemenag)

JAKARTA - Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi dibuka dengan skema yang lebih fleksibel bagi lulusan pendidikan keagamaan, termasuk madrasah.

Pendaftaran beasiswa kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini berlangsung hingga 31 Mei 2026, dan mencakup jenjang sarjana hingga doktor baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam skema maupun jenis beasiswa dibanding tahun sebelumnya.

Namun, lanjutnya, terdapat penyesuaian penting pada kriteria pelamar kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kementerian Agama.

“Tahun ini ada pelonggaran syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan, keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear langsung dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan meloncat satu tingkat di bawahnya ke belakang,” ujar Ruchman di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia mencontohkan, pelamar program magister (S2) kini tetap dapat mendaftar meski merupakan lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU), selama memiliki latar belakang pendidikan Madrasah Aliyah (MA)/sederajat baik negeri atau swasta, binaan Kementerian Agama.

Kebijakan tersebut diambil untuk membuka akses lebih luas bagi lulusan madrasah yang melanjutkan studi di kampus umum.

“Begitu juga untuk pelamar program sarjana (S1), tidak harus berasal dari MA, selama dia lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini untuk memastikan lebih banyak alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” katanya.

BIB 2026 menyediakan empat jenis program beasiswa gelar, yaitu beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi. Para pelamar juga diberikan kebebasan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi binaan kementerian terkait.

Ruchman menegaskan bahwa calon pendaftar tetap harus memperhatikan seluruh persyaratan, termasuk standar akademik seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai indikator kesiapan menghadapi studi lanjutan.

“Studi lanjut itu penuh tantangan, jadi selain memenuhi syarat administratif, yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan daya juang. Tidak boleh mudah menyerah,” katanya.

Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id dan melakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/ 

Melalui skema yang lebih inklusif ini, BIB diharapkan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda dari lingkungan pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Berikut ini jadwal Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 Kemenag

Pendaftaran Beasiswa : 1 April - 31 Mei 2026

Seleksi Administrasi : 1 - 15 Juni 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi : 16 Juni 2026

Masa Sanggah : 17 -18 Juni 2026

Pengumuman Hasil Masa Sanggah : 22 Juni 2026

Seleksi Skolastik : 25 - 29 Juni 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Skolastik : 1 Juli 2026

Seleksi Wawancara : 3 - 30 Juli 2026

Pengumuman Kelulusan : 27 Juli 2026

Orientasi Calon Penerima Beasiswa : Agustus 2026