• News

Astronot Artemis II NASA Mendarat di Bumi Setelah Misi ke Bulan

M. Habib Saifullah | Sabtu, 11/04/2026 11:28 WIB
Astronot Artemis II NASA Mendarat di Bumi Setelah Misi ke Bulan Ilustrasi jalur Artemis 2 saat meluncur dari Bumi ke Bulan dan kepulangan (Foto: Astronomy)

JAKARTA - Para astronot Artemis II NASA telah kembali dengan selamat ke Bumi, usai menyelesaikan misi berawak pertama yang mengelilingi Bulan dalam lebih dari 50 tahun.

Pesawat ruang angkasa Orion mendarat di Samudra Pasifik di lepas pantai California pada pukul 17.07 waktu setempat (00.07 GMT) pada hari Jumat, setelah memasuki kembali atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.

Tim penyelamat sudah berada di posisi mereka, bergerak cepat untuk mengamankan kapsul dan membawa awak ke atas.

Di dalam pesawat tersebut terdapat astronot NASA Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch, bersama dengan astronot Kanada Jeremy Hansen.

Beberapa menit sebelum memasuki kembali atmosfer, Wiseman, komandan misi, mengirimkan pesan radio ke pusat kendali misi: “Kami mendapatkan pemandangan Bulan yang bagus dari jendela 2 – terlihat sedikit lebih kecil daripada kemarin.”

“Sepertinya kita harus kembali,” jawab Houston.

Kembalinya pesawat ruang angkasa Orion, yang dibangun oleh Lockheed Martin, menandai ujian penting bagi pesawat tersebut, yang menunjukkan bahwa pesawat itu dapat dengan aman menahan kondisi ekstrem saat memasuki kembali atmosfer bulan.

Kapsul tersebut mengalami penurunan dramatis selama 13 menit, menghantam atmosfer dengan kecepatan ekstrem. Suhu di bagian luarnya naik hingga sekitar 2.760 derajat Celsius (5.000 derajat Fahrenheit), cukup panas untuk menghasilkan lapisan plasma yang sempat memutuskan komunikasi dengan awak.

Kontak berhasil dipulihkan saat parasut mengembang, memperlambat penurunan Orion sebelum akhirnya menghantam lautan dengan lembut.

Tim penyelamat kemudian membuka pintu palka dan mulai mengeluarkan para astronot, yang melaporkan masalah komunikasi kecil tetapi secara keseluruhan dalam kondisi baik.

“Kami kembali menjalankan misi mengirim astronot ke bulan, membawa mereka kembali dengan selamat, dan siap untuk serangkaian misi lainnya,” kata kepala NASA Jared Isaacman dari kapal penyelamat Angkatan Laut AS.

Keempat astronot tersebut diluncurkan lebih dari seminggu yang lalu dari Kennedy Space Center di Florida, memulai perjalanan 10 hari yang membawa mereka lebih jauh dari Bumi daripada manusia mana pun sejak era Apollo.

Mereka melakukan perjalanan mengelilingi sisi terjauh Bulan, menguji sistem yang dirancang untuk misi masa depan, sebelum kembali ke Bumi.