• News

Pemimpin Tertinggi Iran: Kami Tidak Pernah Menginginkan Perang

Vaza Diva | Jum'at, 10/04/2026 12:30 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran: Kami Tidak Pernah Menginginkan Perang Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (Foto: X/Nexta_tv)

TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa Republik Islam tidak pernah menginginkan perang dengan Amerika Serikat maupun Israel, namun menegaskan Iran tidak akan menyerahkan hak-haknya sebagai sebuah bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah, sebagaimana dikutip dari AFP pada Jumat (10/4).

"Kami tidak mencari perang dan kami tidak menginginkannya," kata Khamenei dalam pesannya, beberapa pekan setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, terbunuh pada hari pertama meletusnya perang.

"Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam keadaan apa pun, dan dalam hal ini, kami menganggap seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan," dia menambahkan.

Pesan itu disampaikan di tengah situasi yang masih tegang. Iran pekan ini menyepakati gencatan senjata rapuh selama dua pekan dengan AS, yang berpotensi membuka jalan menuju negosiasi perdamaian, menyusul ancaman kehancuran yang dilontarkan Presiden Donald Trump.

Mojtaba Khamenei juga menyerukan kepada rakyat Iran agar tidak mengurangi partisipasi publik meski gencatan senjata telah diumumkan.

"Suara Anda di ruang publik tidak diragukan lagi berpengaruh pada hasil negosiasi," ujar dia.

Sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya, Mojtaba Khamenei belum sekalipun tampil di hadapan publik. Dia diduga turut terluka dalam serangan yang menewaskan sang ayah.

Seluruh pernyataannya selama ini hanya disampaikan dalam bentuk tertulis dan dibacakan oleh presenter televisi pemerintah.

Presiden Trump bahkan sempat berspekulasi bahwa Mojtaba mungkin telah meninggal dunia. Namun televisi pemerintah Iran membantahnya, menyebut Mojtaba sedang dalam masa pemulihan dari cedera dan merilis sejumlah foto dirinya.