Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes (Foto: Sports Mole)
LONDON - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan sinyal kekhawatiran terkait kondisi bek andalannya, Gabriel Magalhaes, setelah sang pemain mengalami cedera dalam kekalahan 2-1 dari Southampton di ajang FA Cup.
Kekalahan tersebut sekaligus mengubur ambisi Arsenal untuk meraih empat gelar dalam satu musim.
Kini, tim asal London itu hanya tersisa bertarung di dua kompetisi setelah tersingkir di babak perempat final.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St Mary`s Stadium pada Minggu (5/4) dini hari, Southampton tampil lebih efektif. Gol dari Ross Stewart dan Shea Charles memastikan kemenangan tuan rumah, meskipun sempat disamakan oleh Viktor Gyokeres.
Arteta sebenarnya menurunkan sejumlah pemain yang baru kembali dari jeda internasional. Gabriel Magalhaes tampil sejak awal, sementara Noni Madueke, Martin Zubimendi, dan William Saliba masuk sebagai pemain pengganti.
Namun, masuknya Saliba ternyata bukan bagian dari strategi, melainkan karena Gabriel mengalami masalah pada lututnya di pertengahan babak kedua.
Bek asal Brasil itu terpaksa ditarik keluar setelah tak mampu melanjutkan pertandingan.
Kondisi Gabriel langsung menjadi sorotan setelah terlihat menggunakan kompres es di area lutut saat duduk di bangku cadangan.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran jelang laga penting menghadapi Sporting Lisbon di kompetisi Liga Champions UEFA.
Saat dimintai keterangan usai pertandingan, Arteta belum bisa memberikan kepastian terkait kondisi pemainnya.
Ia hanya menyebut bahwa cedera tersebut masih perlu pemeriksaan lebih lanjut.
“Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan, jadi kami harus mengevaluasinya lebih jauh,” ujar Arteta dikutip dari Sportsmole pada Minggu.
Dalam konferensi pers, ia menambahkan bahwa situasi ini patut diwaspadai.
“Saya belum tahu detailnya. Dia merasakan sesuatu, dan biasanya kalau pemain meminta diganti, itu bukan pertanda baik,” ucap Arteta.
Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi Arsenal, yang tengah memasuki fase krusial musim, terutama di kompetisi Eropa.
Saat ini, tim medis akan bekerja cepat untuk memastikan kondisi Gabriel sebelum pertandingan penting berikutnya.