• Bisnis

Konsumsi Pertamax Naik 11,8 Persen Selama Arus Mudik 2026

Budi Wiryawan | Rabu, 25/03/2026 17:05 WIB
Konsumsi Pertamax Naik 11,8 Persen Selama Arus Mudik 2026 Ini perbedaan Pertamax dan Pertalite yang jarang diketahui banyak orang (Foto: beritasatu)

JAKARTA - Selama Arus Mudik tahun ini, PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax naik 11,8 persen. Puncaknya terjadi pada H-1 atau tanggal 20 Maret 2026.

“Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh yang panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Peningkatan konsumsi berbagai varian BBM jenis Pertamax dibandingkan dengan rata-rata normal harian bulan Januari 2026 menunjukkan semakin banyak masyarakat memilih bahan bakar berkualitas. Hal ini diyakini untuk menunjang perjalanan jarak jauh yang lebih nyaman dan optimal.

Pada tanggal 20 Maret 2026, atau H-1 sebelum Lebaran, yang merupakan salah satu puncak arus pulang, konsumsi Pertamax (RON 92) tercatat meningkat 11,8 persen dibanding rata-rata harian periode normal.

Sementara itu, produk ramah lingkungan Pertamax Green (RON 95) mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 94,7 persen dibanding periode normal. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Adapun Pertamax Turbo, yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan performa tinggi, juga mengalami peningkatan konsumsi 34,5 persen dibandingkan rata-rata normal harian.

Baron menambahkan, periode Ramadhan dan Idul Fitri terutama pada momen libur identik dengan kenaikan mobilisasi masyarakat, baik untuk pulang kampung ataupun liburan.

Mengantisipasi hal itu, dia mengakui, Pertamina mengupayakan kebutuhan energi masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 dapat terpenuhi dengan baik.

Pertamina telah menambah stok pasokan sejak jauh hari, serta menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur atensi yakni jalur mudik maupun lokasi wisata seperti SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, serta titik layanan energi di jalur-jalur strategis.

"Kami berusaha menjaga perjalanan masyarakat dalam momen Lebaran ini berjalan nyaman, hingga nanti arus balik berakhir," ujar Baron.

Namun demikian, Baron mengingatkan masyarakat untuk menjaga konsumsi energinya sesuai dengan kebutuhan.(ant)