• News

Pentagon: 140 Anggota Militer AS Terluka dalam Perang Iran

M. Habib Saifullah | Rabu, 11/03/2026 08:35 WIB
Pentagon: 140 Anggota Militer AS Terluka dalam Perang Iran Dek penerbangan kapal induk USS Abraham Lincoln dalam mendukung serangan terhadap Iran di lokasi yang dirahasiakan pada 4 Maret (Foto: US Navy/Handout via Reuters)

JAKARTA - Amerika Serikat telah mengkonfirmasi bahwa sekitar 140 anggota militernya terluka sejak dimulainya perang melawan Iran pada 28 Februari

Pentagon menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (10/3/2026) bahwa sebagian besar cedera yang dialami bersifat ringan.

"Sejak dimulainya Operasi Epic Fury, sekitar 140 anggota militer AS telah terluka selama 10 hari serangan berkelanjutan," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell

"Sebagian besar cedera ini bersifat ringan, dan 108 anggota militer telah kembali bertugas. Delapan anggota militer masih terdaftar sebagai cedera parah dan menerima perawatan medis tingkat tertinggi."

Pernyataan itu muncul setelah kantor berita Reuters menerbitkan laporan yang mengutip dua pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa 150 anggota militer terluka dalam 10 hari pertama perang.

Militer AS telah mengkonfirmasi tujuh korban jiwa akibat serangan Iran di seluruh wilayah tersebut. Pada hari Senin, mereka mengatakan bahwa anggota militer kedelapan meninggal karena "insiden terkait kesehatan" di Kuwait.

Iran telah menanggapi kampanye pengeboman AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan lebih dari 1.250 orang lainnya dengan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump tidak mengesampingkan kemungkinan mengerahkan pasukan AS ke Iran.

Pada hari Senin, presiden AS mengatakan perang itu "sangat lengkap" dan akan segera berakhir. Tetapi para pembantunya mengatakan bahwa kampanye militer baru saja dimulai dan akan berlanjut sampai semua tujuannya tercapai.