• Gaya Hidup

Jangan Sepelekan Nyeri Pinggang, Simak Langkah Deteksi Dini Kanker Ginjal

M. Habib Saifullah | Minggu, 08/03/2026 17:05 WIB
Jangan Sepelekan Nyeri Pinggang, Simak Langkah Deteksi Dini Kanker Ginjal Ilustrasi Ginjal (Foto: natali_mis, stock.adobe)

JAKARTA - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air setelah penyanyi berbakat Vidi Aldiano wafat pada Minggu (8/3/2026).

Pelantun lagu "Nuansa Bening" tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang telah diidapnya sejak tahun 2019 silam.

Melihat hal ini, penting sekali untuk mengenali tanda-tanda awal kanker ginjal dan mengetahui cara deteksi dini penyakit tersebut.

Pasalnya, kanker ginjal yang ditemukan lebih awal memiliki tingkat kesembuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan jika baru terdeteksi pada stadium lanjut.

Berikut ini beberapa cara mendeteksi dini kanker ginjal yang perlu diwaspadai agar penanganan medis dapat dilakukan secepat mungkin:

1. Pantau Warna Urine secara Berkala

Salah satu indikator awal yang paling mudah dikenali adalah hematuria atau adanya darah dalam urine.

Urine mungkin akan tampak berwarna kemerahan, kecokelatan seperti teh, atau terkadang darah hanya bisa terlihat melalui pemeriksaan laboratorium (mikroskopis).

2. Waspadai Nyeri Pinggang Satu Sisi

Berbeda dengan pegal biasa akibat aktivitas fisik, nyeri akibat kanker ginjal biasanya terasa menetap di satu sisi punggung atau area samping (antara tulang rusuk dan panggul).

Rasa nyeri ini cenderung bersifat tumpul namun konstan dan tidak hilang meski sudah berganti posisi tidur atau beristirahat.

3. Periksa Benjolan di Area Perut atau Punggung Bawah

Pada tahap tertentu, tumor yang tumbuh pada ginjal dapat dirasakan sebagai massa atau benjolan yang keras. Cobalah untuk lebih peka terhadap perubahan fisik di sekitar perut samping atau punggung bawah.

Jika terasa ada gumpalan yang tidak biasa, segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis urologi.

4. Amati Penurunan Berat Badan dan Kelelahan Ekstrem

Kanker ginjal sering kali menguras energi tubuh secara drastis. Jika Anda mengalami penurunan berat badan secara signifikan tanpa melakukan diet.

5. Lakukan Skrining Rutin melalui USG Abdomen

Bagi mereka yang memiliki faktor risiko, seperti riwayat keluarga, obesitas, atau hipertensi pemeriksaan USG perut secara rutin sangat dianjurkan.

USG adalah cara non-invasif yang cukup efektif untuk mendeteksi adanya massa atau kista pada ginjal sebelum berkembang menjadi stadium lanjut.