• Bisnis

Terkoreksi 77 Poin, IHSG Tergelincir dari Level 8.000

Budi Wiryawan | Rabu, 04/03/2026 09:35 WIB
Terkoreksi 77 Poin, IHSG Tergelincir dari Level 8.000 Ilustrasi IHSG (VOI)

JAKARTA - Pembukaan perdagangan pada Rabu (4/3/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah.

Awal perdagangan, IHSG dibuka terkoreksi 77,26 poin atau 0,97 persen ke level 7.862.

Pada pembukaan, IHSG sempat berada di level tertinggi 7.897,81 dan terendah 7.858,97.

Sebanyak 318 saham turun, sementara 186 saham menguat dan 454 saham stagnan.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp837,2 miliar dengan volume 1,78 miliar saham dan frekuensi 100,7 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI berada di posisi Rp14.025 triliun.

Berdasarkan data komposisi investor per 3 Maret 2026, investor domestik mencatatkan aksi jual bersih dengan nilai penjualan Rp21,62 triliun dan pembelian Rp18,17 triliun. Sebaliknya, investor asing membukukan pembelian Rp11,62 triliun dan penjualan Rp8,17 triliun.

Saham milik SOTS (Satria Mega Kencana Tbk), catatkan kenaikan 24,59 persen ke harga 1.140. XIML dan XPSG, dua produk investasi (Exchange Traded Fund/Reksa Dana) dari Indo Premier dan Pinnacle Persada ini mengekor ketat dengan kenaikan masing-masing di level 24,58 persen dan persen 22,35 persen.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual yang cukup masif, dipimpin oleh sektor konsumsi dan manufaktur. Seperti, SIPD (Sreeya Sewu Indonesia), menempati posisi puncak losers dengan penurunan tajam 14,98 persen ke harga 965.

INDS (Indospring Tbk), produsen komponen otomotif ini juga merosot 14,68 persen ke level 930. INDO (Royalindo Investa Wijaya Tbk), emiten properti/investasi terkoreksi 12,17 persen di harga 202.