Ilustrasi - Momen peritiwa Nuzulul Quran (Foto: Pexels/Abdullah Ghatasheh)
JAKARTA - Nuzulul Quran merupakan momen yang penting dalam bulan Ramadan, sebagai peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan penaggalan Hijriah, peristiwa ini diperingati pada malam ke-17 bulan Ramadhan.
Ramadan kali ini, berdasarkan 2026 kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama malam Nuzulul Quran akan diperingati pada 6 Maret 2026 atau dimulai sejak Kamis, 5 Maret malam.
Adapun sejarah Nuzulul Quran bermula saat Nabi Muhammad SAW berusia 40 tahun. Di tengah kegelisahan sosial yang terjadi di Makkah, beliau memilih untuk menyendiri atau bertahannuts di Gua Hira, sebuah gua kecil di Jabal Nur.
Pada malam 17 Ramadhan tersebut, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan wahyu pertama yang menjadi tanda awal kenabian beliau.
Wahyu pertama yang turun adalah lima ayat dari surah Al-Alaq. Peristiwa ini digambarkan sebagai momen yang agung, di mana Jibril memerintahkan Nabi untuk membaca dengan kata Iqra.
Jibril terus mengulangi perintah tersebut hingga turunlah ayat yang memerintahkan manusia untuk membaca dengan menyebut nama Tuhan yang menciptakan.
Selain itu, peringatan Nuzulul Quran di Indonesia biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, tadarus Al-Quran, hingga ceramah di masjid-masjid.
Momen ini menjadi pengingat akan fungsi Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan dan membedakan antara yang benar dan yang salah.