Ilustrasi IHSG (Emiten News)
JAKARTA - Pembukaan perdagangan awal bulan Senin (2/3/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah terkena sentimen ketegangan yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran.
Senin pagi, IHSG anjlok 155,10 poin atau 1,88 persen ke level 8.080.
Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka di 8.092,90, sempat menyentuh level tertinggi 8.097,67, sebelum bergerak turun ke posisi terendah 8.049,39.
Nilai transaksi tercatat sekitar Rp2,78 triliun dengan volume 3,95 miliar saham dan frekuensi transaksi 326 ribu kali.
Jumlah saham yang melemah mencapai 664 emiten, jauh melampaui yang menguat 63 saham, sementara 231 saham tidak mengalami perubahan harga.
Sementara itu, daftar saham dengan penurunan terdalam di awal sesi dipimpin PT Rockfields Properti Indonesia Tbk yang anjlok 14,98 persen, diikuti PT Sekar Bumi Tbk yang melemah 14,77 persen, serta PT Satria Mega Kencana Tbk yang turun 14,68 persen.
Di sisi lain, penguatan terbatas datang dari saham sektor energi, antara lain PT Indo Oil Perkasa Tbk yang melonjak 28,57 persen dan PT Elnusa Tbk yang naik 16,47 persen, menjadi penahan tekanan lebih dalam pada indeks di awal perdagangan.