Ilustrasi salat tarawih. FOTO: HO/IST
JAKARTA - Bulan Ramadan identik dengan ramainya masjid pada malam hari. Umat Islam berbondong-bondong datang untuk menunaikan salat tarawih berjamaah, bahkan di banyak tempat suasananya terasa seperti perayaan ibadah tahunan.
Meski demikian, hadirnya banyak jamaah juga menuntut sikap saling menjaga kenyamanan. Masjid bukan hanya tempat berkumpul, melainkan rumah ibadah yang memiliki kehormatan.
Karena itu, Islam mengatur tata krama ketika seseorang datang ke masjid agar tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah.
1. Berniat Ibadah dan Menjaga Keikhlasan
Langkah pertama sebelum berangkat adalah meluruskan niat. Salat tarawih dilakukan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, bukan sekadar mengikuti kebiasaan atau bertemu teman.
2. Bersuci dan Berpakaian Rapi
Umat Islam dianjurkan datang dalam keadaan suci dari hadas dan najis serta mengenakan pakaian yang bersih dan sopan. Allah berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
“Wahai anak Adam, pakailah pakaian terbaikmu setiap (memasuki) masjid.” (QS Al-A’raf: 31)
3. Datang Lebih Awal
Datang lebih awal memberi kesempatan menunaikan salat sunnah tahiyatul masjid dan memperoleh saf depan. Selain itu, jamaah tidak tergesa-gesa sehingga lebih siap mengikuti salat.
Rasulullah SAW bersabda:
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا
“Seandainya manusia mengetahui keutamaan azan dan saf pertama, niscaya mereka akan mengundi untuk mendapatkannya.” (HR Bukhari dan Muslim)
4. Masuk dengan Kaki Kanan dan Membaca Doa
Saat memasuki masjid, disunnahkan mendahulukan kaki kanan dan membaca doa:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR Muslim)
5. Menjaga Ketertiban dan Tidak Berisik
Masjid adalah tempat ibadah, sehingga jamaah dianjurkan menjaga ketenangan. Hindari berbicara keras, bercanda, atau bermain ponsel yang mengganggu kekhusyukan orang lain.
6. Merapatkan dan Meluruskan Saf
Saat salat berjamaah, saf dianjurkan rapat dan lurus. Rasulullah SAW bersabda:
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوفِ مِنْ تَمَامِ الصَّلَاةِ
“Luruskan saf kalian, karena meluruskan saf termasuk kesempurnaan salat.” (HR Bukhari dan Muslim)