KRL lintasan Stasiun Duri ke Stasiun Tangerang. Foto: dok. katakini
JAKARTA - Proses evakuasi kereta Commuter Line atau KRL Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) telah selesai akibat sebeleumnya prasarana tersebut terkendala imbas kejadian temperan di PJL 21 Stasiun Poris pada Jumat pagi, (20/2/2026). PT KAI Commuter pada Pukul 15.00 WIB kembali melayani perjalanan KRL Basoetta, setelah KRL Basoetta No. 806A yang tertemper berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
"Sementara untuk perbaikan tiang dan kabel listrik aliran atas (LAA) yang mengalami kerusakan juga telah tertangani oleh petugas terkait, sehingga mulai pukul 16.25 WIB perjalanan KRL kembali bisa melintas di kedua jalur, yang sebelumnya hanya menggunakan satu jalur," jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Karina menambahkan bahwa mulai pukul 17.00 WIB layanan perjalanan KRL Basoetta kembali dioperasikan berangkat dari Bandara menuju Manggarai ataupun sebaliknya.
Petugas terkait di lokasi juga masih terus melakukan normalisasi prasarana agar perjalanan kereta kembali normal melintas di kedua jalur secara aman sesuai kecepatan operasional.
Terdapat 33 perjalanan KRL Bandara dan 16 perjalanan KRL Tangerang yang dibatalkan, serta sebanyak 18 perjalanan KRL Tangerang yang dilakukan rekayasa pola operasinya hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.
"Sebelumnya juga, layanan KRL Basoetta dihentikan sementara selama proses evakuasi dan proses penanganan perbaikan prasarana hingga aman untuk dioperasikan. KAI Commuter memastikan seluruh tiket KRL Basoetta yang telah dipesan pengguna untuk jadwal perjalanan yang terdampak akan dikembalikan secara penuh 100%," tambah Karina.
Proses refund dapat dilakukan langsung di loket stasiun KRL Basoetta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.