Ilustrasi - ini gejala kardiomiopati yang sering disepelekan (Foto: Alodokter)
JAKARTA - Rasa lelah setelah beraktivitas sering dianggap hal wajar. Namun para dokter mengingatkan, kelelahan yang tidak kunjung membaik bisa menjadi tanda gangguan pada jantung, salah satunya kardiomiopati.
Kardiomiopati adalah penyakit pada otot jantung yang menyebabkan kemampuan jantung memompa darah berkurang. Ketika fungsi pompa melemah, suplai oksigen ke seluruh tubuh tidak tercukupi. Kondisi inilah yang membuat penderita cepat lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan.
Keluhan paling umum adalah mudah kehabisan napas saat berjalan, naik tangga, atau bahkan ketika berbicara dalam waktu lama. Banyak penderita juga merasakan jantung berdebar, pusing, serta sulit tidur terlentang karena napas terasa berat. Sebagian lainnya mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki akibat penumpukan cairan.
Masalahnya, gejala tersebut sering dianggap akibat kurang tidur, stres kerja, atau faktor usia. Padahal, jika berlangsung terus-menerus, kondisi itu bisa menandakan jantung mulai mengalami gangguan serius. Dalam beberapa kasus, penderita baru menyadari penyakitnya setelah mengalami pingsan mendadak atau gangguan irama jantung.
Dokter menjelaskan, ketika otot jantung melemah atau menebal, jantung tidak mampu memompa darah secara efektif. Akibatnya darah dapat menumpuk di paru-paru dan jaringan tubuh. Jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko berkembang menjadi gagal jantung.
Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan medis diperlukan. Tes elektrokardiogram (EKG) digunakan melihat aktivitas listrik jantung, sedangkan ekokardiografi membantu menilai ukuran ruang jantung dan kekuatan pompa jantung. Pemeriksaan ini penting terutama bagi orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung.
Penanganan kardiomiopati bertujuan mengurangi gejala dan mencegah komplikasi. Dokter biasanya memberikan obat untuk membantu kerja jantung, mengontrol tekanan darah, dan menstabilkan irama jantung. Perubahan gaya hidup seperti mengurangi garam, berhenti merokok, dan menjaga berat badan juga dianjurkan.
Karena gejalanya kerap menyerupai kelelahan biasa, masyarakat diminta lebih peka terhadap kondisi tubuh. Apabila rasa lelah, sesak napas, atau jantung berdebar terjadi berulang dan tidak membaik setelah istirahat, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan sebaiknya segera dilakukan guna mencegah gangguan jantung yang lebih berat.