Gedung Kementerian Kesehatan (Istimewa)
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Achmad Ru’yat, mendesak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal selama bulan suci Ramadan, khususnya bagi masyarakat miskin dan peserta BPJS PBI.
Hal tersebut diutarakan Ru’yat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).
Menurut dia, Ramadan merupakan momentum spiritual sekaligus momentum untuk memperkuat kualitas kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa ajaran puasa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga kesehatan fisik.
“Di hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, ahlan wa sahlan ya Ramadan, selamat datang bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah. Rasulullah SAW bersabda, ‘Shumu tashihhu,’ berpuasalah agar Anda sehat,” ujar Ru’yat.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Ru’yat menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin pelayanan kesehatan yang adil dan merata, terutama bagi masyarakat rentan.
“Kami dari Komisi IX berharap dan mendesak Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bapak Budi Gunadi Sadikin, untuk dapat melayani kesehatan masyarakat di bulan suci puasa ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada rakyat miskin yang tidak terlayani,” tegasnya.
Ru’yat juga menyoroti persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang dilaporkan mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan. Ia meminta agar kepesertaan tersebut dapat segera diaktifkan kembali, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis dan membutuhkan perawatan rutin.
“Mohon kepada peserta BPJS PBI untuk diaktifkan, yang memang kemarin ada keluhan, terutama penyakit-penyakit menahun, katastropik, yang memerlukan perawatan seperti cuci darah, hemodialisis, transfusi darah,” ungkap Ru’yat.
Ia berharap momentum Ramadan dapat menjadi titik penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat secara fisik dan spiritual.
“Mudah-mudahan Ramadan ini kita dapat mewujudkan warga Indonesia yang sehat dan bertakwa kepada Allah SWT,” tutupnya.