• Bisnis

Penumpang Diperbolehkan Berbuka Puasa di KRL Saat Ramadan

M. Habib Saifullah | Rabu, 18/02/2026 13:01 WIB
Penumpang Diperbolehkan Berbuka Puasa di KRL Saat Ramadan Kereta Rel Listrik (KRL). Foto: kai/katakini

JAKARTA - KAI Commuter memberlakukan aturan khusus yang membolehkan penumpang berbuka puasa di dalam perjalanan selama Ramadhan 1447 Hijriah, guna memberikan kenyamanan bagi pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line saat waktu berbuka tiba.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pengguna diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadhan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta.

"Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama," kata Karina di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Karina menyampaikan petugas akan menginformasikan waktu berbuka puasa, baik di dalam Commuter Line maupun di area stasiun.

Selain itu, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang bisa dinikmati oleh seluruh pengguna dengan menggunakan botol minum (tumbler) sendiri.

Selama bulan Ramadhan, operasional pelayanan perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta tetap berjalan normal. Untuk Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB.

Sedangkan pelayanan Commuter Line Basoetta sebanyak 70 perjalanan setiap hari dan sebanyak 14 perjalanan untuk Commuter Line Merak.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, pada bulan Ramadan ini tetap mengoperasikan sebanyak 27 perjalanan dan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Prameks setiap harinya.

Karina meminta pengguna Commuter Line untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk sampah bekas kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa di dalam kereta.

"Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," ujarnya.

KAI Commuter berharap seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan menghormati pengguna lainnya. (Ant)