• Gaya Hidup

Buah Anggur Bisa untuk Diet, Fakta atau Mitos?

Vaza Diva | Rabu, 18/02/2026 16:15 WIB
Buah Anggur Bisa untuk Diet, Fakta atau Mitos? Ilustrasi - buah anggur (Foto: pngtree)

JAKARTA - Buah anggur dikenal sebagai camilan segar yang manis dan mudah dikonsumsi kapan saja. Namun banyak orang ragu memasukkannya ke dalam menu diet karena rasanya yang manis dianggap identik dengan gula tinggi.

Lalu, benarkah anggur justru bisa membantu menurunkan berat badan?

Pada dasarnya, program diet tidak hanya soal mengurangi makan, melainkan mengatur jenis makanan yang tepat. Anggur termasuk buah dengan kandungan air tinggi dan kalori relatif rendah per porsi.

Saat dikonsumsi dalam jumlah wajar, buah ini dapat membantu mengurangi rasa lapar sehingga seseorang tidak mudah tergoda makan berlebihan.

Selain itu, anggur mengandung serat alami yang membantu proses pencernaan. Serat bekerja memperlambat penyerapan makanan di lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Kondisi ini penting dalam diet karena membantu mengontrol asupan kalori harian tanpa membuat tubuh lemas.

Kandungan antioksidan dalam anggur juga berperan dalam metabolisme tubuh. Senyawa seperti polifenol membantu tubuh mengolah energi lebih efisien dan mendukung proses pembakaran lemak secara bertahap. Karena itu, anggur sering direkomendasikan sebagai pengganti camilan tinggi gula atau makanan olahan.

Meski demikian, konsumsi tetap perlu dibatasi. Anggur tetap mengandung gula alami sehingga jika dimakan berlebihan justru dapat meningkatkan asupan kalori. Porsi kecil sebagai camilan di antara waktu makan lebih dianjurkan dibandingkan mengonsumsinya sekaligus dalam jumlah banyak.

Cara penyajian juga memengaruhi manfaatnya. Anggur segar lebih baik dibanding jus anggur kemasan yang biasanya mengandung tambahan gula. Menggabungkannya dengan makanan tinggi serat lain seperti yogurt tanpa gula atau salad juga membantu menjaga keseimbangan nutrisi.