• News

Gerhana Cincin Api Terjadi 17 Februari, Indonesia Kebagian?

M. Habib Saifullah | Senin, 16/02/2026 11:05 WIB
Gerhana Cincin Api Terjadi 17 Februari, Indonesia Kebagian? Gerhana Matahari Cincin Api (Foto: Space via Business Insider)

JAKARTA - Fenomena langit berupa gerhana matahari cincin akan terjadi menjelang datangnya bulan suci Ramadan, alias tepatnya pada 17 Februari 2026 besok.

Peristiwa ini termasuk salah satu fenomena astronomi yang jarang disaksikan karena hanya terjadi ketika posisi Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus.

Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, tetapi jaraknya dari Bumi lebih jauh dibanding kondisi gerhana total. Akibatnya, ukuran tampak Bulan lebih kecil dari Matahari sehingga tidak menutup seluruh piringan Matahari.

Bagian tengah Matahari tertutup oleh Bulan, sementara tepinya masih terlihat membentuk lingkaran cahaya terang. Inilah yang membuatnya disebut “cincin api” atau ring of fire.

Secara ilmiah, fenomena ini terjadi karena orbit Bulan mengelilingi Bumi tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan elips. Kadang Bulan berada lebih dekat (perigee), kadang lebih jauh (apogee). Saat gerhana cincin terjadi, Bulan berada pada posisi jauh dari Bumi.

Gerhana matahari cincin berbeda dengan gerhana matahari total. Pada gerhana total, Bulan menutup Matahari sepenuhnya sehingga langit menjadi gelap seperti senja. Pada gerhana cincin, cahaya Matahari tetap terlihat sehingga langit tidak sepenuhnya gelap.

Namun, berdasarkan data astronomi, jalur gerhana matahari cincin kali ini hanya melintasi wilayah Antartika dan Samudra Selatan. Indonesia berada jauh dari luar area pengamatan.

Selain itu, gerhana sebagian dapat diamati di sejumlah negara seperi Chile, Argentina, dan Afrika Selatan.