Ruas Layang MBZ (foto:Antara)
JAKARTA - PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 41.460 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada H-4 libur Tahun Baru Imlek 2026, meningkat dibandingkan lalu lintas normal harian.
"Angka tersebut meningkat 26,88 persen dari lalu lintas normal sebanyak 32.677 kendaraan," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC Desti Anggraeni dikutip di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta di periode tersebut terjadi pada seluruh periode waktu yakni 12,18 persen sejak pagi hari, 21,71 persen pada siang hari dan kenaikan tertinggi 62,87 persen pada malam hari dibandingkan kondisi normal.
Hal ini menunjukkan mulai terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta menuju arah timur melalui Ruas MBZ hingga Tol Trans Jawa menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Pihaknya juga mencatat kenaikan volume kendaraan pada arah sebaliknya di periode yang sama. Kendaraan dari arah timur menuju Jakarta tercatat 28.667 kendaraan, meningkat 9,37 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 26.212 kendaraan.
"Kenaikan terjadi sebesar 1,01 persen pada pagi hari, 7,71 persen pada siang hari serta 27,11 persen pada malam hari dibandingkan kondisi normal," jelasnya.
PT. JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Pengguna jalan diminta untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya saat berkendara dalam kondisi hujan.
"Tetap waspada agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan. Hati-hati saat hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan," kata dia.