• News

Badan Geologi Imbau Masyarakat Tak Dekati Kawah Lokon

M. Habib Saifullah | Jum'at, 06/02/2026 01:05 WIB
Badan Geologi Imbau Masyarakat Tak Dekati Kawah Lokon Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berharap masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Foto: ANTARA/Karel A Polakitan)

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berharap masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan gunung api tersebut.

"Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada)," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Armando Manguleh dalam laporan pengamatan 4 Februari 2026, di Tomohon, Kamis (6/2/2026).

Dalam laporan yang dibagikan dalam grup percakapan `BMKG dan Stakeholders` direkomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan (pusat aktivitas).

Bahkan ketika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Masyarakat juga diajak mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon terutama pada musim hujan.

Pada periode pengamatan tersebut, terekam gempa embusan sebanyak dua kali dengan amplitudo 20-38 milimeter selama 22-30 detik.

Terekam juga dua kali gempa vulkanik dalam amplitudo 8-37 milimeter, S-P : 0.3-0.8 detik selama 6-11 detik serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-10 milimeter, S-P tidak terbaca dengan durasi 50-90 detik.

Kementerian ESDM menurunkan status Gunung Lokon dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 21 Oktober 2025 pukul 12:00 WITA. (Ant)