Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (Foto: AFP)
PARIS - Pelatih Didier Deschamps angkat suara membela Kylian Mbappe di tengah kritik yang menilai sang penyerang terlalu mementingkan diri saat bermain.
Deschamps menilai anggapan tersebut keliru dan tidak memahami peran Mbappe di lapangan.
“Mbappe bukan pemain egois. Dia penyerang, tugasnya mengambil risiko, membuat perbedaan, dan menentukan hasil pertandingan,” ujar Deschamps, dikutip dari beIN Sports pada Kamis (5/2).
Menurut Deschamps, cap `egois` muncul karena kesalahpahaman publik terhadap fungsi seorang penyerang. Ia menegaskan bahwa Mbappe memang dituntut fokus pada momen-momen krusial yang bisa mengubah jalannya pertandingan, bukan sekadar berkontribusi lewat kerja fisik atau statistik lari.
"Sejak menjadi kapten (timnas Prancis), suaranya sangat didengar di ruang ganti dan pengaruhnya jauh lebih besar dari apa yang terlihat di lapangan,” ucap Deschamps.
Deschamps juga menilai kontribusi Mbappe tidak bisa diukur hanya dari jarak tempuh atau intensitas duel. Bagi sang pelatih, kepemimpinan Mbappe tampak dari kemampuannya tampil menentukan di saat-saat genting serta pengaruhnya terhadap rekan setim.
Ia menambahkan bahwa banyak pemain muda di tim nasional menjadikan Mbappe sebagai panutan. Hal tersebut, menurut Deschamps, penting untuk membangun identitas dan stabilitas skuad Prancis.
Deschamps menutup dengan menegaskan bahwa tuntutan agar Mbappe bekerja seperti gelandang adalah keliru.
"Peran utama penyerang adalah terus mengancam pertahanan lawan, menciptakan perbedaan, dan mengubah jalannya pertandingan. Dalam konteks itu, mentalitas yang kerap disebut sebagai “ego” justru merupakan bagian dari naluri pemenang yang dimilikinya," tegasnya.