Sepanjang 2023, Toyota Indonesia ekspor lebih dari 285.000 unit mobil ke sekitar 100 negara di berbagai wilayah (TMMIN)
JAKARTA - Target penjualan mobil nasional yang ditetapkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk tahun 2026 sebesar 850.000 unit.
Target tersebut disesuaikan dengan proyeksi dinamika pasar otomotif di dalam negeri.
“Jadi, tahun ini kita mematok target sebanyak 850.000 unit,” kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, Selasa (3/2/2026).
Target tersebut bersifat dinamis dan dapat dievaluasi seiring munculnya kebijakan atau perkembangan baru di sektor otomotif. “Kalau misalnya ada perkembangan baru, ada kebijakan baru, ya mungkin kita akan lihat lagi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah peluang dan tantangan yang akan dihadapi industri otomotif dalam waktu dekat. Menurutnya, libur panjang Hari Raya Idulfitri berpotensi mendorong permintaan kendaraan, tetapi di sisi lain berdampak pada berkurangnya hari kerja produksi.
Namun, Kukuh optimistis penyelenggaraan pameran otomotif serta peluncuran merek dan model baru setelah Lebaran dapat menjadi katalis peningkatan penjualan.
“Nah, kita berharap setelah itu harusnya kita bisa sedikit nge-gas lah gitu. Karena kan panjang, dari Maret sampai ke akhir tahun nanti,” katanya.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) sepanjang 2025 tercatat 803.687 unit, turun 7,2% dibandingkan 865.723 unit pada 2024.
Sementara penjualan dari dealer ke konsumen (retail sales) mencapai 833.692 unit, atau turun 6,3% dari 889.680 unit pada tahun sebelumnya.(ant)