Jerawat di dahi (FOTO: SHUTERSTOCK)
JAKARTA - Jerawat kerap muncul bukan hanya karena faktor hormon atau kebersihan kulit, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari.
Tanpa disadari, beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi justru dapat memicu peradangan kulit dan membuat jerawat semakin sulit dikendalikan.
Meski tidak semua orang bereaksi sama, sejumlah makanan berikut diketahui berpotensi memperparah jerawat jika dikonsumsi berlebihan.
Membatasi asupannya bisa menjadi langkah awal untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
1. Makanan Tinggi Gula
Makanan dan minuman manis seperti kue, permen, minuman kemasan, hingga dessert dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Kondisi ini mendorong peningkatan produksi insulin yang berisiko merangsang peradangan dan produksi minyak berlebih pada kulit.
2. Gorengan dan Makanan Berminyak
Gorengan mengandung lemak jenuh dan minyak berlebih yang dapat memicu produksi sebum. Sebum berlebihan berpotensi menyumbat pori-pori, sehingga jerawat lebih mudah muncul dan meradang.
3. Produk Olahan Susu
Susu, keju, dan produk olahan susu lainnya kerap dikaitkan dengan munculnya jerawat pada sebagian orang. Kandungan hormon alami dalam susu diduga dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh dan merangsang timbulnya jerawat.
4. Makanan Cepat Saji
Fast food umumnya tinggi lemak, garam, dan karbohidrat olahan. Pola makan seperti ini dapat memperburuk peradangan dalam tubuh, termasuk pada kulit, sehingga jerawat lebih sulit mereda.
5. Cokelat Manis
Cokelat, terutama yang tinggi gula dan susu, sering dikaitkan dengan jerawat. Meski cokelat hitam murni relatif aman, cokelat manis yang banyak dijual di pasaran berpotensi memperparah kondisi kulit jika dikonsumsi berlebihan.