Ilustrasi - air putih (Foto: SHUTTERSTOCK)
JAKARTA - Air putih sering dianggap hal biasa karena dikonsumsi setiap hari. Padahal, di balik kesederhanaannya, air putih memiliki peran vital bagi tubuh manusia.
Tidak hanya sekadar pelepas dahaga, air berkontribusi besar terhadap hampir seluruh fungsi organ tubuh.
Sayangnya, banyak orang belum sepenuhnya memahami fakta-fakta penting tentang air putih. Akibatnya, kebiasaan minum air sering disepelekan, bahkan diabaikan.
Sekitar 60 persen tubuh manusia tersusun dari air. Organ vital seperti otak dan jantung bahkan mengandung kadar air lebih tinggi. Kekurangan cairan sedikit saja dapat memengaruhi konsentrasi dan stamina.
Saat tubuh kepanasan, air berperan dalam proses pendinginan melalui keringat. Tanpa asupan air yang cukup, tubuh akan kesulitan menjaga suhu tetap stabil.
Dehidrasi ringan sering ditandai dengan rasa lelah dan lesu. Banyak orang mengira kondisi ini akibat kurang tidur, padahal tubuh sebenarnya membutuhkan air.
Otak sangat sensitif terhadap kekurangan cairan. Kurang minum dapat memicu sakit kepala, sulit fokus, hingga perubahan suasana hati.
Ginjal membutuhkan air untuk menyaring zat sisa dan racun dari darah. Asupan air yang cukup membantu proses pembuangan racun melalui urine secara optimal.
Berbeda dengan minuman manis atau berenergi, air putih bebas kalori. Karena itu, air putih menjadi pilihan terbaik untuk menjaga berat badan dan kesehatan metabolisme.
Rasa haus biasanya muncul saat tubuh sudah mulai mengalami kekurangan cairan. Itulah sebabnya minum air secara rutin lebih dianjurkan daripada menunggu haus.