Gelandang Liverpool, Florian Wirtz (Foto: Sky Sports)
JAKARTA - Florian Wirtz perlahan menjawab semua keraguan yang sempat mengiringi langkah awalnya di Liverpool. Setelah melalui periode adaptasi yang tidak mudah, playmaker asal Jerman itu kini mulai menunjukkan mengapa klub Merseyside berani membayar mahal jasanya.
Didatangkan dengan ekspektasi tinggi, Wirtz sempat kesulitan memberi dampak instan. Absennya gol dalam beberapa laga awal membuat sorotan tajam mengarah kepadanya, meski Arne Slot terus memberi kepercayaan penuh.
Keputusan itu kini terbukti tepat. Dalam 10 laga terakhir di semua ajang, performa Wirtz menanjak signifikan dan menjadi salah satu elemen penting dalam permainan menyerang Liverpool.
Catatan lima gol dan dua assist menjadi bukti konkret. Wirtz tak hanya mulai produktif, tetapi juga semakin matang dalam membaca permainan dan menentukan tempo serangan The Reds.
Awal musim menjadi ujian mental bagi Florian Wirtz. Status sebagai rekrutan mahal dari Bayer Leverkusen membuat ekspektasi publik langsung melonjak, sementara adaptasi terhadap intensitas Premier League membutuhkan waktu.
Meski belum mencetak gol, Wirtz tetap menjadi pilihan utama Arne Slot. Sang manajer menilai kontribusi non-statistik sang pemain tetap vital, terutama dalam progresi bola dan koneksi antar lini.
Perlahan, kepercayaan itu berbuah hasil. Wirtz tampil sebagai starter dalam sembilan dari 10 laga terakhir Liverpool di semua kompetisi, menandakan posisinya semakin tak tergantikan.
Dalam periode tersebut, kontribusinya sangat nyata. Lima gol dan dua assist menjadi indikator bahwa Wirtz telah menemukan ritme, sekaligus rasa percaya diri yang sempat tertahan di awal musim.
Menurut data WhoScored, Arne Slot telah memainkan Florian Wirtz dalam tujuh peran berbeda. Pendekatan ini menunjukkan upaya serius Liverpool untuk memaksimalkan potensi sang pemain.
Posisi yang paling sering ditempati Wirtz adalah gelandang serang dan gelandang serang kiri. Dari dua peran ini, ia mampu mengekspresikan kreativitas, visi, serta kemampuan menciptakan peluang.
Kualitas itu tercermin lewat penghargaan Man of the Match versi WhoScored saat melawan Tottenham pada 20 Desember dan Wolves pada 27 Desember. Wirtz juga tampil memukau ketika menghadapi Barnsley di ajang Piala FA pada 12 Januari.
Moncernya performa Wirtz tak hanya menguntungkan Liverpool. Timnas Jerman turut diuntungkan dengan kebangkitan sang playmaker, terlebih menjelang Piala Dunia 2026.
Sumber data: WhoScored