Ilustrasi salat jenazah (Foto: Reuters)
JAKARTA - Salat jenazah merupakan yang dikerjakan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia. Salat ini dilakukan tanpa rukuk, sujud, dan duduk, serta dilaksanakan dengan berdiri bagi yang mampu. Salat jenazah terdiri dari empat kali takbir dan diakhiri dengan salam.
Sebelum memulai salat, jamaah berniat di dalam hati. Niat salat jenazah berbeda tergantung pada jenis jenazah dan posisi sebagai imam atau makmum.
Niat Salat Jenazah
Niat salat jenazah laki-laki (imam atau makmum):
اللّٰهُمَّ أُصَلِّي عَلَى هٰذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Allâhumma ushallî ‘alâ hâdzal mayyiti arba‘a takbîrât fardhal kifâyati lillâhi ta‘âlâ.
Arti: “Aku berniat salat atas jenazah laki-laki ini empat kali takbir fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”
Niat salat jenazah perempuan (imam atau makmum):
اللّٰهُمَّ أُصَلِّي عَلَى هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Allâhumma ushallî ‘alâ hâdzihil mayyitati arba‘a takbîrât fardhal kifâyati lillâhi ta‘âlâ.
Arti: “Aku berniat salat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”
Takbir Pertama
Setelah takbir pertama, membaca Surah Al-Fatihah.
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ …
Takbir Kedua
Setelah takbir kedua, membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa ‘alâ âli Muhammad kamâ shallaita ‘alâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli Ibrâhîm.
Arti: “Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau melimpahkan selawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.”
Takbir Ketiga
Setelah takbir ketiga, membaca doa untuk jenazah.
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allâhummaghfir lahû warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu ‘anhu.
Arti: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakan dia, dan maafkan kesalahannya.”
Takbir Keempat
Setelah takbir keempat, membaca doa singkat.
اللّٰهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ
Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa lâ taftinnâ ba‘dah.
Arti: “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau uji kami setelah kepergiannya.”
Salat jenazah ditutup dengan salam, baik satu kali ke kanan maupun dua kali ke kanan dan kiri sesuai kebiasaan yang berlaku.