Pelatih Juventus, Luciano Spalletti (Foto: Sky Sports)
TURIN - Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengakui anak asuhnya sempat mengalami kesulitan saat menjamu Benfica pada laga ketujuh fase liga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (21/1) waktu setempat.
Meski demikian, ia bersyukur Juventus mampu mengamankan kemenangan. Mengutip laman resmi klub pada Kamis (22/1), Spalletti menyatakan permainan timnya tidak sepenuhnya berjalan mulus, terutama setelah turun minum. Namun, efektivitas di depan gawang menjadi pembeda.
"Kami sedikit kesulitan merebut bola kembali di babak kedua dibandingkan babak pertama, tetapi kami berhasil mencetak dua gol dan juga mengenai tiang gawang. Tidak banyak ruang di dalam kotak penalti, jadi kami harus benar-benar menciptakan peluang," ungkap Spalletti.
Dalam pertandingan tersebut, Juventus berhasil menundukkan Benfica dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Bianconeri dicetak oleh Khephren Thuram dan Weston McKennie pada babak kedua.
Hasil positif ini membawa Juventus naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan raihan 12 poin dari tujuh pertandingan. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke babak 16 besar.
Spalletti menilai laga tersebut berlangsung cukup berimbang, namun menurutnya Juventus pantas keluar sebagai pemenang berkat sikap dan performa para pemain di lapangan.
"Pertandingan itu berlangsung seimbang, dan kami pantas mendapatkan hasil yang kami raih. Sikap kami selalu tepat sasaran, dan para pemain bermain dengan baik," jelas Spalletti.
Pada laga terakhir fase liga Liga Champions, Juventus dijadwalkan bertandang ke markas AS Monaco di Stadion Louis II, Kamis (29/1) pukul 03.00 WIB.
Dalam pertandingan penentuan tersebut, Juventus dituntut meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos langsung ke babak 16 besar kompetisi elite Eropa itu.